Perumda Tirta Yapono Gelar Natal Bersama Anak-Anak Yatim dan Penghuni Panti Asuhan di Ambon

oleh -97 Dilihat

MASARIKUONLINE.COM, Ambon – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Yapono kembali menegaskan komitmennya terhadap pelayanan sosial dan pemenuhan akses air bersih yang merata bagi seluruh warga Kota Ambon, termasuk anak-anak yatim dan penghuni panti asuhan.

Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Perumda Tirta Yapono, Ir. Pieter Saimima, M.Si, usai mengikuti ibadah perayaan Natal bersama keluarga besar Perumda Tirta Yapono dan anak-anak yatim di Gereja Bethania Batu Meja, Ambon, Kamis (19/12/2025).

Pieter menegaskan, perayaan Natal bersama anak yatim bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan wujud nyata panggilan iman dan tanggung jawab sosial perusahaan daerah. Ia menekankan bahwa nilai-nilai keagamaan mengajarkan pentingnya berbagi dengan sesama, khususnya janda dan anak-anak yatim, yang juga memiliki hak atas berkat dan sumber daya yang dimiliki.

“Perayaan Natal bersama anak-anak yatim adalah bentuk komitmen pelayanan kami. Saat kita melayani masyarakat melalui penyediaan air bersih, kita tidak boleh melupakan mereka. Apa yang kita miliki hari ini, termasuk perusahaan ini, juga merupakan bagian dari hak ibu janda dan anak-anak yatim,” ujar Pieter.

Dalam kegiatan tersebut, Perumda Tirta Yapono menghadirkan sekitar 130 orang, terdiri dari kurang lebih 120 anak panti asuhan serta 10 orang pengasuh.

Selain perayaan Natal, Perumda Tirta Yapono sebelumnya juga telah menyalurkan bantuan sembako ke sejumlah panti asuhan menjelang Natal. Pieter menambahkan, pola kepedulian yang sama akan dilakukan menjelang Hari Raya Idul fitri bagi anak-anak yatim dari komunitas Muslim.

“Kami ingin Perumda Tirta Yapono hadir sebagai berkat bagi seluruh masyarakat Kota Ambon. Ketika perusahaan ini diberkati, maka sudah seharusnya kami juga menjadi berkat bagi orang lain,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pieter turut menyoroti persoalan akses air bersih di salah satu panti asuhan di kawasan Ahuru. Ia menjelaskan bahwa meskipun sumber air tersedia, kualitas air yang diterima masih belum layak karena bercampur lumpur. Masalah tersebut telah ia sampaikan kepada Wali Kota Ambon dan diharapkan segera mendapat tindak lanjut.

“Saya optimistis pada tahun 2026 mereka sudah bisa menikmati air bersih sesuai standar. Program air bersih bukan hanya untuk rumah tangga, tetapi juga panti asuhan. Itu adalah hak dasar mereka,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pieter menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Ambon atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada Perumda Tirta Yapono sebagai aset strategis milik Pemerintah Kota Ambon. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penambahan permodalan serta kebijakan-kebijakan strategis dengan prioritas utama pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat.

“Pak Wali Kota sangat konsisten. Beliau selalu menekankan bahwa pembangunan apa pun tidak akan berarti jika kebutuhan dasar masyarakat, terutama air bersih, tidak terpenuhi,” ungkap Pieter.

Terkait pengembangan layanan, ia menjelaskan bahwa Perumda Tirta Yapono terus menyelesaikan berbagai persoalan distribusi air bersih, khususnya di wilayah perbukitan. Beberapa kawasan seperti Halong Baru, Waimahu Tahola (Paso), Kuda Mati Atas, Kezia, hingga Ponegoro Atas menjadi fokus penanganan secara bertahap.

Ia menargetkan sebagian wilayah tersebut dapat segera menikmati layanan optimal setelah program air bersih diresmikan oleh Wali Kota Ambon dalam waktu dekat.

“Dengan kepercayaan yang diberikan, kami akan bekerja maksimal untuk menjawab kebutuhan air bersih masyarakat, satu per satu,” pungkas Pieter.

Perayaan Natal ini menegaskan bahwa Perumda Tirta Yapono tidak hanya berorientasi pada pelayanan teknis air minum, tetapi juga hadir sebagai institusi publik yang peduli, inklusif, dan berlandaskan nilai-nilai kemanusiaan bagi masyarakat Kota Ambon.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.