Prajurit TNI-AD di Aru, Diminta Hindari “MIRAS” dan Jaga Nama Baik Kesatuan

oleh -1315 Dilihat

Masarikuonline.Com, Kepulauan Aru,- Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) yang bertugas di Wilayah Teritorial Kabupaten Kepulauan Aru, dimintah untuk menghindari mengkonsumsi Minumen Keras (Miras) yang berlebihan dan tetap menjaga nama baik Kesatuan.

Permintaan ini disampaikan langsung oleh Pangdam XVI Pattimura Mayjen TNI Richard TH. Tampubolon, SH,.MM saat melaksanakan Apel Pengarahan Prajurit di Mako Koramil 1503-03/Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Sabtu (04/06/2022).

Pangdam memintah kepada seluruh Prajuridnya untuk menghindari mengkomsumsi Minuman Keras (Miras) dalam bentuk apapun yang dapat membuat suatu persoalan terjadi. Menghindari berkendaraan dalam keadaan mabuk, karena banyak terjadi Kecelakaan Lalulintas yang diakibatkan karena mabuk.

Bukan hanya itu, hindari juga tindakan Asusila, apalagi dengan Keluarga Besar Tentara, karena menurut Pangdam hal tidak terpuji itu sangat dilarang di internak Keluarga Besar Tentara (KBT), bahkan jika ditemukan ada Prajurit TNI-AD yang melakukan hal tersebut, maka tidak ada ampunan dan oknum yang bersangkutan akan ditindak tegas.

“Ini masih saja terjadi di beberapa satuan, dan apabila masih ada lagi maka sudah tidak ada ampun sama saya dan akan ditindak tegas,” tegas Pangdam.

Dirinya mengajak para Prajurit untuk tetap menjaga nama baik Kesatuan dengan tetap saling kompak antara sesama TNI, jangan ada perseteruan dengan masyarakat dan tetap jaga kebersamaan dengan rekan-rekan pihak Kepolisian.

“Biasanya di daerah-daerah yang jauh itu semuanya banyak makan, jaga kebersamaan, karena itulah saudara-saudara kalian, teman-teman Polisi, teman-teman Angkatan Laut, semuanya harus digandeng bersama-sama kalian di sini,” pintah Jenderal Bintang 2 itu.

Pangdam menegaskan bahwa tugas yang terbaik itu adalah jangan pernah menyalahkan situasi atau tempat dimana serorang Prajurit ditempatkan, karena apapun judulnya, Tentara siap ditempatkan dimana saja.

“Salahkan dirimu kenapa kau dulu daftar Tentara, itu yang salah, karakter Tentara kontraknya siap ditugaskan kemanapun, suka duka, enak tidak enak atau apapun itu judulnya, Tentara siap ditugaskan dimana saja,” tegasnya lagi.

Sebagai Prajurit, lanjut Pangdam, harus hadir membawa solusi, bukan sebaliknya hadir dan membawa persoalan di tengah-tengah masyarakat. Harus menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak, jaga Kekompakan dengan semua Stakholder, baik itu dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan yang lainnya, karena dimana Bumi dipijak distu Langit di junjung.

“Kalau kamu sudah disini, berarti ingat, kita orang Timur, kita orang Indonesia, Pegang teguh Perintah KASAD dan juga Sapta Marga, sumpah prajurit dan 8 Wajib TNI,” pesan Pangdam.

Kepada Danki Kompe “E” Pangdam menitipkan semua Prajurit, baik itu keamanannya, keslamatannya, tetapi juga perilakunya, sebab sebagai seorang pemimpinan harus bisa menjadi suri dan teuladan bagi anggotanya, apalagi Kompi “E” jauh dari satuan Markas.

“Prajurit saya titip, jaga keamanannya, jangan lagi ada yang mabuk-mabukan, tabrakan mati, berkelahi dan lain-lain sebagainya.” pesan Pangdam.(JR**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.