MasarikuOnline. Com, Namrole – Sungguh tidak di duga bahwa kondisi kota Namrole kabupaten Buru selatan (Bursel ). Provinsi Maluku akhir- akhir ini lampu PLN belum juga normal alias (Padam).
Mengakibatkan masyarakat kabupaten Buru selatan sangat resah dengan adanya pemadaman lampu ULP PLN Namrole 17/07/2023. Itu juga menjadi keluhan Masyarakat. kami Meminta PLN Wilayah Maluku Dan Maluku Utara Segera Mencopot Kepala ULP Namrole Dari Jabatanya.
; Kami Mencoba mengkomfrimasi lewat Whatssapnya Beliau tidak membacanya, kami coba menelpon lewat whatssapnya beliau menolak panggilan. Seharusnya kami sebagi mitra melakukan komfrimasi ke pimpinan, maka pimpinan tersebut memberikan tanggapan bahwa ada kendala apa,” sehingga kami juga bisa mengetahui apa yang terjadi.
“Kami Masyarakat Meminta Agar Segera Mencopot Jabatan Kpl Ulp Namrole Dari jabatannya Karena tidak Becus Dalam Melakukan Pelayanan Publik Terhadap Masyarakat Ter khusunya Masayarakat Buru Selatan.Pada hal Dalam Ketentuan Undang-Undang PLN bahwa Untuk Pembayaran Listrik Batas Tanggal 20. Kalau Kita Tidak Membayarnya Ada Pun Sangsi Denda yang Berfariasi Sesuai Angka Kwh atau Daya,” Yang Sudah Di Tuangkan Dalam Aturan.
Dan apa bila tidak melakukan hal Tersebut Maka Ada Tindakan Pemutusan Sementara.
Namun Kalau Itu Pun Terjadi Pada Masyarakat Kabupaten Buru Selatan Maka Kami Sebagai Pelanggang Harus Mengikuti Aturan Yang Sudah Di Keluarkan Oleh Mentri ESDM Ada Pun Satu Dan Lain Hal Perlu Pimpinan Wilayah Maluku Ambon Dan Pimpinan Wilayah Maluku Utara Ketahui Bahwa Kami Di Namrole Listrik Tidak Menagalami Normal.”
Kami Juga Meminta Agar Pimpinan ULP Namrole Stenly Di Copot Dari Jabatannya Tanpa Mempertimbangkan.,
Apa pun Yang Bersangkutan Tidak Mampu Menjalankan Amanah Negara Dalam Melayani Kebutuhan Masyarakat.
“, Kondisi Buru Sealatan Juga Di Saat Tengah Malam Bagaikan Rumah yang tidak Ada tuannya.”
“kami juga Masyarakat,Meminta Agar DPRD Dan Ibu bupati buru Selatan Safitri Malik Soulisa Agar Menyikapi Apa yang Menjadi Kebutuhan Masayarakat,Dan Kami Meminta Pihak DPRD Memanggil Kepala ULP Namrole Untuk Di Mintai Keterangan Lebih Lanjut ()















