Wagub Maluku Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, Tekankan Pentingnya Revitalisasi Nilai Ideologi Bangsa

oleh -1330 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Wakil Gubernur Maluku, H. Abdullah Vanath, memimpin langsung upacara peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Aula Lantai 7 Kantor Gubernur Maluku, Senin, 2 Juni 2025. Upacara ini mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila Menuju Indonesia Raya.”

Dalam upacara tersebut, Vanath membacakan sambutan tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, yang menegaskan pentingnya menempatkan Pancasila sebagai fondasi utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Pancasila bukan hanya dokumen sejarah atau norma dalam pembukaan UUD 1945, melainkan jiwa bangsa dan bintang penuntun cita-cita Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur,” kata Vanath.

Yudian melalui sambutannya menekankan bahwa Pancasila adalah rumah besar keberagaman Indonesia. Dengan lebih dari 270 juta jiwa dari berbagai latar belakang suku, agama, budaya, dan bahasa, Pancasila menjadi kekuatan pemersatu dalam semangat gotong royong, keadilan sosial, dan penghormatan terhadap martabat manusia.

Dalam konteks pembangunan nasional, Yudian menyebutkan pentingnya delapan agenda prioritas atau Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu yang paling krusial adalah penguatan ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia.

“Revitalisasi nilai-nilai Pancasila harus menyentuh seluruh dimensi kehidupan: pendidikan, birokrasi, ekonomi, hingga ruang digital,” ujarnya.

BPIP, lanjutnya, terus menggulirkan program strategis untuk membumikan Pancasila, mulai dari pelatihan bagi aparatur sipil negara, penguatan kurikulum, hingga kolaborasi lintas sektor. Tujuannya, Pancasila tidak hanya sekadar dihafal, tetapi menjadi panduan hidup dalam tindakan nyata.

Yudian juga mengajak seluruh elemen bangsa — dari pusat hingga daerah, dari pejabat hingga masyarakat — untuk berperan aktif dalam memperkuat nilai-nilai luhur Pancasila.

“Indonesia maju tidak cukup hanya unggul dalam teknologi atau statistik ekonomi, tapi harus unggul dalam moralitas, keadilan, dan persaudaraan,” tuturnya.

Menutup sambutannya, ia menegaskan bahwa masa depan bangsa ada di tangan rakyatnya sendiri. “Jika kita ingin mewujudkan Indonesia Raya, maka tidak ada jalan lain selain memastikan bahwa Pancasila tetap menjadi jiwa dalam setiap denyut pembangunan.”

Dalam upacara tersebut juga dilakukan penyematan pin Purna Paskibraka Provinsi Maluku oleh Wakil Gubernur.

Turut hadir dalam upacara tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Maluku, para Staf Ahli Gubernur, Asisten Sekda, pimpinan OPD, dan jajaran ASN lingkup Pemerintah Provinsi Maluku. (**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.