Pekerjaan Cor Jembatan Loke Tepa VII Tepa Telah Dikerjakan Oleh PT. BACP

oleh -3904 Dilihat

MASARIKU.COM, Pembangunan jembatan Loke Tepa VII sepanjang 50 meter dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Bumi Aceh Citra Persada bersumber dari APBN tahun anggaran 2021 senilai Rp12,74 miliar. 

PT.Bumi Aceh Citra Persada kini telah Melakukan Pengecoran lantai jembatan Loke TepaVII yang berlokasi di desa Imroing Kecamatan Pulau-pulau Babar Kabupaten Maluku Barat Daya, Provinsi Maluku. Kegiatan tersebut berlangsung pada hari Selasa 2 November 2021.

Seperti diketahui Pekerjaan dengan Nama pembangunan jembatan Loke Tepa VII, dibangun menelan anggaran sebesar Rp 12.745.800.000.00-yang bersumber dari APBN, dengan waktu pelaksanaan 300 hari kalender.

Menurut keterangan dari manajer teknik Patra Rajawane S.T. Anggaran tersebut di gunakan untuk membangun satu jembatan rangka baja standar dengan panjang 50 meter,dan satu buah Box Cover Single, ukuran 4×3 meter (lebar 4 meter tinggi 3 meter).

Sementara itu GS (General Sieper) Yohanes Hukubun ketika di hubungi wartawan dikutip dari reportase. menjelaskan bahwa pekerjaannya agak sedikit terlambat karena ada perubahan titik pembangunan jembatan, padahal sekitar bulan Maret pekerjaan sudah mulai berjalan pada titik pertama di kilometer 8. Pekerjaan yang sudah dibangun di kilometer 8 adalah sudah digali 2 seumuran dan mulai persiapan pembesian sumuran juga telah di bangun oprit arah desa Imroing.

Namun pekerjaan tersebut di batalkan oleh kepala Balai ketika dalam kunjungannya ke pulau Babar, pembatalan pembangunan jembatan kilo 8 di sebabkan karena lebar sungai kecil tidak sebanding dengan panjang jembatan 50 meter. Akhirnya oleh kepala Balai jembatan diarahkan ke sungai imroing, sedangkan untuk kilo 8 di bangun satu buah box cover.

Setelah pengalihan ke sungai imroing, pekerjaan baru di mulai bulan Agustus dan oprit yang sudah dibangun di kilometer 8 kemudian di bongkar material batu di pindahkan ke imroing. Dan pada hari ini Selasa 2 November 2021 baru dilaksanakan pengecoran lantai jembatan.keterangan yang sama juga di dapatkan dari Sit manajer, Dedy Anait, Dedy juga menjelaskan keterlambatan pekerjaan karena pemindahan titik kerja, tetapi baik Dedy Anait Maupun GS Yohanes Hukubun menjamin pekerjaan akan selesai sebelum jatuh tempo kontrak. Dan Akhir November masyarakat Babar sudah bisa gunakan jembatan loke Tepa VII,”tutupnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.