MASARIKU.COM, Provinsi Maluku dalam Penyerapan anggaran covid terendah. Ironis sekali. Hal ini diakui oleh Fauzan Alkatiri Anggota Komisi III DPRD Maluku saat memberikan sanggahan dalam rapat paripurna yang dihadiri oleh Pimpinan OPD Pemprov Maluku pada Senin 26/7/2021 di ruangan Paripurna DPRD Maluku.
Lanjutnya, Ini berita luar biasa ada mahasiswa yang ditangkap karena demontrasi ‘ironis sekali’, akibat penyerapan anggaran yang rendah tingkat kemiskinan semakin bertambah, Ini sangat berdampak pada perekonomian. Karena covid ini kejadian luar biasa maka penangganannya juga harus luar biasa, Ini menjadi ‘tanda tanya besar’.
Saya lihat ini penyerapan anggaran covid oleh Pemerintah Provinsi sangat rendah,”paparnya.
Sementara itu, Rofik Akbar Afifudin Sekretaris Komisi III menyoroti Belanja pegawai ada 1,2 milyar yang tidak terealisasi, ini menjadi pertanyaan?
Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua Komisi III Richard Rahakbauw, SH tersebut menyikapi beberapa persoalan menyangkut serapan anggaran-anggaran dari masing-masing Dinas. (RS)















