MASARIKU.COM, Saling menyalahkan antara Anggota DPRD Maluku dengan Dinas PUPR Provinsi Maluku semakin meruncing soal kerusakan ruas jalan batu tagepe pada Desa Batu Merah Kecamatan Sirimau Kota Ambon Provinsi Maluku.
Pasalnya, lewat Kepala Bidang Cipta Karya Nurul Sopalauw telah memberikan klarifikasi tentang ruas jalan Batu Tagepe Desa Batumerah rusak itu terjadi karena hujan yang cukup tinggi sehingga terjadi cacat permukaan dikarenakan setelah pekerjaan pelapis aspal dilakukan.
Namun hal ini dibantah oleh Anggota Komisi I DPRD Maluku Benhur G Watubun, ST alias BGW Di Kantor DPRD Maluku, Dirinya beralasan kerusakan jalan tersebut, karena tidak ada perencanaan yang baik dari kontraktor yang mengerjakan pekerjaan tersebut, saya mau bilang kerjanya terkesan amburadul. jelas salah, ya salah, jangan salah lalu dibenarkan, blacklist kontraktornya, tapi segerakan perbaikannya, ini uang rakyat.
Lanjutnya, sebagaimana diketahui lewat tinjauan. Lapangan pada ruas jalan batu tagepe Desa Batumerah sangat jelas pekerjaan yang dilaksanakan tidak baik, “ini kerja apa ini”
Pernyataan saling serang dan menyalahkan antara Anggota DPRD Maluku Benhur G Watubun dan Dinas PUPR Maluku maupun kontraktor yang menangani pekerjaan jalan tersebut semakin memanas.
Masalah muncul setelah Komisi III DPRD Maluku melakukan tinjauan lapangan beberapa hari lalu (24/8) pada ruas jalan batu tagepe Desa Batumerah. (Tim)















