MasarikuOnline.Com, Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku mengumumkan 56 peserta lolos seleksi administrasi dalam proses seleksi terbuka Jabatan Fungsional Tertentu (JFT) Pratama di lingkungan Pemprov Maluku. Para peserta ini akan mengikuti tahap berikutnya, yakni uji kompetensi manajerial dan sosial kultural.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Maluku, Halimah T. Soamole, menyampaikan hal ini pada Sabtu (14/6/2025) di Ambon. Ia menjelaskan bahwa proses seleksi dimulai sejak pengumuman resmi dibuka pada 16 Juli 2025, dan dilaksanakan dalam dua tahap pendaftaran.
“Pada tahap pertama dilakukan pendaftaran dan seleksi administrasi serta penelusuran rekam jejak jabatan, integritas, dan moralitas. Kemudian diperpanjang tujuh hari untuk dua jabatan yang belum memenuhi kuota,” ujar Soamole.
Dua jabatan yang pendaftarannya diperpanjang adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Provinsi Maluku, serta Direktur RSUD dr. M. Haulussy Provinsi Maluku.
Dari total 64 orang pelamar yang mendaftarkan diri pada 15 jabatan yang dibuka, 56 orang dinyatakan lolos seleksi administrasi. Sementara delapan peserta lainnya tidak memenuhi syarat.
“Lima peserta gugur karena usia lebih dari 56 tahun, dua belum memenuhi syarat masa jabatan minimal, dan satu sedang menjalani hukuman disiplin,” ungkapnya.
Soamole menambahkan bahwa hasil seleksi administratif tersebut telah diumumkan secara resmi melalui pengumuman Panitia Seleksi bernomor: 03/Peng/PenselJPTP/2025, tertanggal 14 Juni 2025.
Tahap selanjutnya adalah Seleksi Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural, yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 17 Juni 2025. Kegiatan ini akan diawali dengan pembukaan resmi oleh Gubernur Maluku.
Seleksi terbuka ini menjadi bagian dari upaya reformasi birokrasi untuk memastikan pengisian jabatan pimpinan tinggi dilakukan secara profesional, akuntabel, dan transparan sesuai amanat undang-undang. (**)















