YPPK Dr JB Sitanala Tahun 2024 Akan Buka SMK Kristen Migas Di Kabupaten Kepulauan Tanimbar

oleh -3950 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Dalam upaya pembenahan Yayasan Pembinaan Pendidikan Kristen (YPPK) Dr.JB Sitanala terhadap 457 sekolah, baik yang ada di Maluku maupun Maluku Utara untuk dapat menjawab kelulusan anak, namun juga dapat menjawab kebutuhan berdasarkan pasar kerja, oleh karenanya diantara 13 sekolah SMA Kristen YPPK DR Sitanala di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, SMA Kristen Tanimbar Utara yang ada di kota Larat, direncanakan dijadikan sebagai sekolah Vokasi.

Hal ini disampaikan Ketua Umum YPPK Dr. JB Sitanala, Dr. Sarlota Singerin, S.Pd,.M.Pd saat ditemui media ini di ruang kerjanya, kantor pusat YPPK Dr. JB Sitanala, pada Selasa (19/09/2023).

Singeri menjelaskan, dari 457 sekolah, baru 1 sekolah Vokasi yang dimiliki oleh YPPK Sitanala, yaitu SMA Kristen di Piru, kabupaten Seram Bagian Barat.

Oleh karenanya kata Singerin, SMA Kristen yang ada di Tanimbar Utara dalam menjemput blok Masela, kami telah mengupayakan mengalihan nomenklatur dari SMA Kristen menjadi SMK Kristen Migas.

“Rencana ini telah kami jejaki dan pada akhir bulan Agustus di Cepu Jawa Timur, saya bersama Sekertaris Umum telah mengkonfirmasi dengan pihak Cepu terkait dengan kesiapan pelaksanaan SMK Kristen Migas termasuk dengan kurikulum dan daya dukung minimal yang di syaratkan untuk sekolah Migas,” jelas Singerin.

Untuk kesiapannya kata Singerin, bangun sekolah dan laboratorium berstandar SMK, termasuk laboratorium dasar yang sementara disiapkan dengan mitra pemerintah daerah.

“Ini sementara kami menjajaki bersama Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar dan juga nantinya pada rapat tahunan YPPK pada akhir Oktober, kami akan mengangkatnya sebagai isu sentral untuk semua Klasis cabang bersama dengan MPH Sinode GPM untuk memutuskannya,” ungkapnya

Terkait dengan tenaga pengajar dan kurikulum, Singerin menjelaskan semuanya sudah hampir rampung. Dalam kerjasama dengan SMK Migas Cepu dan BDPSM Cepu, mereka telah bersedia menjadi mitra sebagai sekolah induk dalam pelaksanaan uji kompetensi dan persiapan ujian akhir.

“Dalam pembicaraan dengan SMK Migas Cepu, mereka mengarahkan untuk pelaksanaan SMK Kristen Migas ini harus dilakukan selama 4 tahun, 3 tahun kelulusannya dan 1 tahun untuk kompetensi profesinya. Jadi untuk kurikulumnya kami masih memakai dari SMK Migas Cepu,” tuturnya.

Singerin menambahkan, rencananya SMK Kristen Migas akan di buka pada tahun 2024, dengan 2 ruang belajar, dengan Jurusan pertama yaitu teknik perminyakan dengan 2 minat yaitu pertama produksi minyak dan gas, kedua pemasaran minyak dan gas.

“Sudah ada pembicaraan dengan Dinas Pendidikan Propinsi Maluku dan kami sementara menyiapkan ketentuan dasarnya, tinggal nanti Dinas Pendidikan Propinsi akan melakukan observasi untuk menentukan izin operasional, jadi izin pendirian dikeluarkan oleh Yayasan dan izin operasional dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan Propinsi, jelasnya lagi.

Kami berharap nantinya anak-anak di kepulauan Tanimbar tidak jadi penonton ketika blok Masela di buka, kita punya aset dan mereka harus menjadi pemain utama, oleh karenanya sumber daya gereja tidak hanya menjadi orang yang cuma membaca blok Masela sebagai pengetahuan, tetapi warga gereja juga harus turut bekerja, dan karena itu teknik perminyakan adalah jurusan yang sangat signifikan dengan tuntutan blok Masela.

“Semoga niat baik tidak ada masalah, serta mendapat dukungan dari berbagai pihak, khususnya warga gereja, dan hal baik inipun direstui oleh Tuhan,” pungkasnya. (JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.