MasarikuOnline.Com, Ambon – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 Masehi, RRI Ambon menggelar dialog interaktif dengan Wakil Gubernur Maluku, Abdullah Vanath, pada Senin (24/2/2025). Dalam diskusi yang berlangsung di Studio Programa 1 RRI Ambon tersebut, Wagub membahas pengendalian harga dan distribusi logistik di Maluku selama Ramadan.
Vanath menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Maluku aktif memantau harga kebutuhan pokok dengan mengikuti rapat daring mingguan yang dipimpin Menteri Dalam Negeri. Dalam forum tersebut, setiap provinsi melaporkan perkembangan harga bahan pokok di daerahnya.
“Inflasi adalah pekerjaan pemerintah yang terus berjalan, namun menjelang Idul Fitri, Idul Adha, Natal, dan Tahun Baru, kita tingkatkan intensitas pengendalian karena pada momen-momen ini spekulasi harga sering terjadi,” ujar Vanath.
Sebagai provinsi kepulauan, Maluku menghadapi tantangan besar dalam distribusi logistik. Vanath mengakui bahwa investasi di sektor transportasi laut masih mahal, namun pemerintah terus berupaya memperbaikinya.
“Pemerintah tidak bekerja sendiri. Kami juga menggandeng pihak swasta untuk membantu dalam transportasi logistik agar distribusi barang tetap lancar,” tambahnya.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa dalam waktu dekat Perumda Panca Karya akan membentuk unit usaha khusus transportasi agar lebih fokus dalam menangani pergerakan logistik.
Terkait program mudik gratis yang merupakan program nasional dengan anggaran dari APBN, Wagub mengatakan bahwa Pemprov Maluku turut melakukan antisipasi bagi wilayah yang tidak mendapatkan jatah.
“Kami berupaya agar masyarakat tetap bisa melakukan perjalanan mudik dengan lancar dan aman,” jelasnya
Menutup dialog, Wagub mengajak masyarakat Maluku untuk mendukung pemerintahan di berbagai tingkat dan menjaga stabilitas daerah.
“Mari kita jaga toleransi, keamanan, dan kestabilan harga agar tidak terjadi panic buying yang bisa memicu masalah sosial. Pemerintah pastikan kebutuhan pokok tersedia,” tegas Vanath. (**)















