STIKES Pasapua Ambon Akan Mewisudakan 220 Orang Yang Siap Diterjunkan Ke Masyarakat.

oleh -1577 Dilihat
Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pasapua Ambon Ibu Dewi Arwini Bugis,S.Kep. Ns. M.Kep

MASARIKU.COM, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pasapua Ambon akan melakukan Wisuda periode ke X tahun 2021 pada tiga Program Studi yaitu Program Studi Ilmu Keperawatan (SI), Program Studi Pendidikan Profesi Ners dan Program Studi Diploma III Kebidanan, yang pelaksanaan wisudanya nanti akan berlangsung di Hotel Aston The Natsepa pada tanggal 20 Desember 2021, demikian yang disampaikan lewat wawancara media MASARIKU.COM dengan Pimpinan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Pasapua Ambon Ibu Dewi Arwini Bugis,S.Kep. Ns. M.Kep di kampus Stikes Pasapua, Ambon, pada Jumat (17/12/2021).

Lanjutnya, dalam wisuda periode ke X ini akan mengalami perubahan terkait dengan Permendikbud Nomor 2 Tahun 2020 Tentang Tata Cara Uji kompetensi, maka untuk mahasiswa program studi kebidanan dan program studi pendidikan profesi Ners tidak dapat di wisudakan sebelum mahasiswa yang bersangkutan lulus Uji kompetensi atau dengan sistem (Exit Exam), sehingga mahasiswa yang lulus dan yang diwisudakan benar-benar kompoten dan siap terjun di tengah-tengah masyarakat.

Dengan berpedoman pada Permendikbud nomor 2 tahun 2020 maka, pada wisuda periode ke X ini Program Studi Kebidanan mewisudakan 54 orang, Program Studi Profesi Ners mewisudakan 53 orang dan Program Studi Ilmu Keperawatan mewisudakan 113 orang, sehingga jumlah keseluruhan wisudawan periode ke X ini berjumlah 220 orang, “ungkapnya.

Ketika ditanya tentang persaingan diantara lembaga-lembaga pendidikan kesehatan di daerah ini, menurutnya bagaimana kita mempersiapkan mahasiswa kita untuk dapat lulus dalam uji kompetensi ini, olehnya semua yang kita asah mulai dari pengatahuannya dan ketrampilanya itu semua akan terjawab lewat Uji kompetensi, sebab yang kita butuhkan nanti adalah kesiapan sumber daya manusia sesuai dengan bidangnya, skill mahasiswa juga harus di perluas dll, sehingga output kelulus kita dapat menjawab tantangan di masyarakat luas, “jelasnya.

Ditanya terkait dengan animo masyarakat terhadap Stikes Pasapua Ambon ini, amino masyarakat sangat stabil, mungkin dalam dua (2) tahun terakhir ini akibat Covid-19 memang ada penurunan 5%, tapi itu masih dalam batas kewajaran, sebab yang mengalami hal ini bukan saja kami, tapi di semua sektor mengalami hal yang sama, Kami juga ada membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru, yang setiap tahunnya mengirimkan ulusan SMU yang di arahkan untuk berkuliah di lembaga ini.

Saya berharap meskipun kita masih ada dalam kondisi Covid-19 ini, anak-anak Ambon/Maluku harus tetap semangat dan tetap bertahan dalam menempuh pendidikan, khusus nya di bidang kesehatan agar kita dapat melakukan yang terbaik bagi negeri ini.

Kedepannya, Saya juga berharap bagi masyarakat jangan ragu untuk membawa anak-anak untuk kuliah di Stikes Pasapua Ambon ini, kita akan selalu bersinergi dengan pemerintah Daerah maupun Pusat dalam meningkatkan mutu pendidikan di lembaga ini, agar hasil kelulusan nanti siap di terjunkan ke masyarakat, “ungkapnya dengan penuh semangat mengakhiri wawancara ini. (JL**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.