OJK Maluku Dorong Pemkab SBB Tetapkan Allang Asaude Sebagai Desa Wisata Bahari.

oleh -2159 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Sejak viral, keindahan pesona wisata bahari Allang Asaude dilirik berbagai kalangan, baik wisatawan asing maupun lokal, penasaran ingin melihat spot-spot wisata bahari yang menjadi daya tarik wisatawan.

Para wisatawan dapat menikmati keindahan beberapa pulau indah yang berada di Allang Asaude seperti pulau Latunai, Pasir Timbul, Pulau Hokman serta beberapa pulau lainnya.

Melihat potensi wisata yang sangat besar tersebut, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku membuat terobosan dengan membangun Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) dalam upaya mendukung serta meningkatkan perkembangan dunia pariwisata di Kabupaten Seram Bagian Barat khususnya dan Indonesia secara umum.

Mewakili Kepala OJK Maluku, Analis Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Layanan Manajemen Strategi OJK Maluku, Stella Matitaputty menjelaskan sejak 6 Oktober 2023 OJK Maluku melakukan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Seram Bagian Barat yang terbentuk dengan SK Bupati. Ini merupakan salah satu wadah koordinasi dan komunikasi antar Stekeholder dan lembaga negara untuk mendorong percepatan akses keuangan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

Hal ini disampaikan Matitaputy saat digelar Sosialisasi Membangun Ekosistem Keuangan Inklusif (EKI) di Desa Wisata Allang Asaude, Kabupaten Seram Bagian Barat, pada Jumat (10/11/2023).

Menurutnya Matitaputy salah satu program tematik TPAKD secara nasional kerjasama OJK dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam membangun Ekosistem Keuangan Inklusif di desa wisata.

“Semoga kunjungan OJK Maluku dan insan pers ini menjadi bagian berproses program kerja TPAKD tahun 2024, termasuk dampak dari pemberitaan tentang objek-objek wisata bahari yang indah di Allang Asaude, nantinya akan menjadi cikal bakal Allang Asaude ditetapkan dengan SK Bupati sebagai desa wisata,” Jelas Matitaputy.

Matitaputy menambahkan, membangun Ekosistem Keuangan Inklusif di desa wisata itu membutuhkan berbagai peran, tidak hanya Pemerintah Daerah namun yang terpenting adalah peran masyarakat setempat yang secara sadar menyadari desa mereka memiliki potensi wisata yang sangat besar.

“Kami berharap Dinas Pariswisata SBB dapat memberikan perhatian yang serius dalam upaya peningkatan sektor wisata Allang Asaude. Kami akan terus mendorong pemerintah daerah SBB melalui publikasi media nantinya bisa menjadi masukan yang konstruktif bagi Pemerintah SBB dalam memperhatikan wisata di Allang Asaude,” Pungkasnya. (JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.