MasarikuOnline.Com, Malteng – Pasca bentrok antara pemuda Negeri Tulehu dan Negeri Tial, Dandim 1504 Ambon bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turun langsung untuk melakukan mediasi. Pertemuan berlangsung di Kantor Desa Tulehu dan Desa Tial, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Selasa (01/04/2025). Langkah ini diambil guna menciptakan situasi yang kondusif dan mencegah konflik berlanjut.
Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura menegaskan bahwa TNI dan Polri memiliki peran utama dalam menjaga keamanan serta mendorong penyelesaian konflik secara damai.
“Setiap ada permasalahan di tengah masyarakat, TNI dan Polri akan selalu hadir untuk menjaga stabilitas keamanan. Kami berharap masyarakat dapat menahan diri dan tidak mudah terprovokasi agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari,” ujar Kapoksahli.
Ia juga menekankan bahwa perdamaian harus dibangun atas dasar kesadaran bersama, tidak hanya oleh aparat keamanan, tetapi juga oleh seluruh elemen masyarakat.
Dandim 1504 Ambon mengikuti jalannya mediasi dengan saksama dan memastikan koordinasi dengan seluruh aparat keamanan berjalan lancar. Langkah ini merupakan wujud nyata keterlibatan TNI dalam menjaga situasi tetap kondusif di wilayah Maluku Tengah.
Pada akhir pertemuan, seluruh pihak sepakat untuk menyerahkan penyelesaian permasalahan kepada mekanisme hukum yang berlaku. Masyarakat dari kedua negeri juga berkomitmen menjaga ketertiban guna menghindari konflik serupa di masa depan.
Pertemuan yang berlangsung sejak pukul 12.14 WIT hingga 14.50 WIT tersebut berjalan dengan lancar dalam situasi aman. Kehadiran Dandim 1504 Ambon, Kapolda Maluku, Kapoksahli Pangdam XV/Pattimura, serta unsur pemerintahan daerah menegaskan bahwa stabilitas keamanan menjadi prioritas utama demi kesejahteraan masyarakat Maluku Tengah. (**)















