BKKBN Provinsi Maluku Memenuhi Gizi Seimbang Atasi Stunting Melalui Program DASHAT

oleh -5123 Dilihat

MasarikuOnline.com, Ambon – DASHAT merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting yang memiliki calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, baduta/balita stunting terutama dari keluarga kurang mampu.

“Melalui pemanfaatan sumber daya lokal (termasuk bahan pangan lokal) yang dapat dipadukan dengan sumber daya/kontribusi dari mitra lainnya,” kata Neima Nurjannah, SE. M.Si, Penata Kependudukan Keluarga Berencana (KKB) Ahli Muda, Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku di Ambon, Selasa (18/4/2023).

Menurut Neima Nurjannah, jumlah DASHAT yang terdapat di Kampung KB di Provinsi Maluku per 11 April 2023 sebanyak 34 DASHAT (sumber: website Kampung KB), yang tersebar pada 11 kabupaten/kota di Maluku.

Sementara jumlah Kampung KB di Provinsi Maluku per tanggal 18 April 2023 sebanyak 519 Kampung KB berdasarkan website Kampung KB, dan diharapkan seluruh Kampung KB memiliki program DASHAT.

Di Kota Ambon, Kampung Keluarga Berkualitas (Kampung KB) Kelurahan Kudamati Kecamatan Nusaniwe dan Kampung KB di Negeri Tengah-Tengah Kecamatan Salahutu Kabupaten Maluku Tengah sebagai Kampung KB Binaan dari BKKBN Cq. Direktorat Analisa Dampak Kependudukan.

Pada tahun 2023 ini kedua Kampung KB tersebut baru ditetapkan oleh BKKBN sebagai Kampung KB Binaan, Selanjutnya di setiap provinsi dan kabupaten/kota harus menetapkan dua Kampung KB Binaan yang didalamnya termasuk program dapur sehat atasi stunting (DASHAT), dengan melibatkan lintas sektor dan ibu-ibu TP PKK di Desa/Kelurahan.

Kegiatan DASHAT sendiri mencakup edukasi perbaikan gizi dan konsumsi pangan ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Dalam hal ini, masyarakat akan diberikan sosialisasi terkait pangan lokal yang terjangkau, bercita rasa, bergizi baik dan dipadukan dengan berbagai kegiatan kemitraan. Melalui model pengelolaan sosial, komersial dan kombinasi.

Neima berharap, dengan adanya DASHAT, setiap ibu hamil, ibu yang hendak hamil, dan ibu menyusui lebih diperhatikan asupan nutrisinya sehingga terlahir generasi penerus yang optimal, sehat dan berkualitas, guna percepatan penurunan stunting di Provinsi Maluku.

“Mari Manggurebe Mamasa Deng Alam Yang Ada Par Potong Pele Stunting”. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.