Ambon Gelar Festival Hari Disabilitas Internasional 2025, Pemerintah dan OJK Maluku Perkuat Inklusi Sosial & Keuangan

oleh -1006 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Ambon – Komitmen memperkuat kota yang inklusif kembali ditegaskan Pemerintah Kota Ambon lewat penyelenggaraan Festival Hari Disabilitas Internasional 2025 yang digelar di Ambon City Center, Sabtu (6/12/2025). Acara kolaboratif antara Pemkot Ambon,

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku, serta sejumlah lembaga keuangan ini menonjolkan upaya konkret membangun masyarakat yang ramah disabilitas sekaligus meningkatkan akses keuangan yang setara.

Festival bertema “Mewujudkan Masyarakat Ramah dan Inklusif Disabilitas, Mendorong Kemajuan Sosial dan Akses Keuangan yang Setara” itu turut dihadiri Pelaksana Harian (Plh) Kepala OJK Provinsi Maluku, Novian, pimpinan OPD Kota Ambon, perwakilan sektor perbankan dan non-bank, dan para pimpinan Sekolah Luar Biasa (SLB) dari Ambon dan Maluku.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah kota memiliki komitmen kuat memperluas inklusi sosial bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.

“Kita hidup dalam keberagaman dan kemajemukan. Tugas kita adalah memastikan bahwa semua orang yang hidup di Ambon memiliki akses yang sama dalam berbagai aspek kehidupan,” ujar Wattimena.

Menurutnya, festival ini adalah bukti nyata kerja sama antara Pemkot Ambon, OJK Maluku, dan lembaga keuangan untuk menciptakan ruang yang semakin ramah dan terbuka bagi para penyandang disabilitas. Ia menekankan bahwa perluasan program inklusi keuangan dan sosial harus terus dilakukan agar mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Acara turut dimeriahkan oleh berbagai penampilan seni dari anak-anak penyandang disabilitas, termasuk peserta dari Kabupaten Kepulauan Tanimbar. Meski memiliki keterbatasan pendengaran, mereka mampu menyajikan pertunjukan yang harmonis dan menginspirasi para pengunjung.

“Kalau mereka yang memiliki keterbatasan dapat berkolaborasi dan menciptakan harmoni, maka kita yang diberi kesempurnaan tentu harus mampu melakukan lebih banyak hal baik bagi mereka,” tambah Wattimena.

Di sisi lain, Pelaksana Harian (Plh) Kepala OJK Provinsi Maluku, Novian, menegaskan dukungan penuh OJK terhadap penguatan inklusi keuangan bagi penyandang disabilitas.

“Akses keuangan harus bisa dinikmati oleh semua, termasuk saudara-saudara kita penyandang disabilitas. OJK bersama lembaga keuangan terus memperluas program literasi dan inklusi agar manfaatnya terasa merata,” kata Novian.

Pemerintah Kota Ambon sendiri kembali menegaskan visinya untuk membangun kota yang toleran, berkelanjutan, dan inklusif. Wujudnya diwujudkan melalui penyediaan layanan, fasilitas pendukung, ruang kreativitas, serta alat bantu bagi penyandang disabilitas.

Menutup sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kerja sama lintas sektor adalah kunci dalam menghadapi ragam tantangan pembangunan.

“Tantangan kita berat, tetapi jika kita bersatu dan bekerja bersama, semuanya dapat diselesaikan,” pungkas Wattimena. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.