Gubernur Maluku Teken Kontrak Bagi Hasil Blok Migas Binaiya di Ajang IPA Convex 2025

oleh -939 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Tangerang – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, menandatangani Perjanjian Komersial Kontrak Bagi Hasil (Production Sharing Contract/PSC) untuk Blok Migas Binaiya dalam ajang Konvensi dan Pameran ke-49 Asosiasi Perminyakan Indonesia (Indonesian Petroleum Association/IPA) di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Tangerang, Rabu (21/5/2025).

Penandatanganan kontrak tersebut disaksikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang turut membuka secara resmi perhelatan energi terbesar di Asia Tenggara itu. Acara tersebut juga dihadiri oleh Presiden IPA, Menteri ESDM, Kepala SKK Migas, Penasehat Presiden Bidang Energi, pimpinan daerah, serta para pemangku kepentingan industri migas nasional.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya terhadap komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya peningkatan produksi minyak dan gas nasional. Ia juga menegaskan pentingnya kedaulatan energi untuk memperkuat ketahanan nasional.

“Penandatanganan kontrak ini menjadi langkah penting untuk menambah lifting minyak dan gas Indonesia seiring dengan semakin banyaknya blok migas baru yang dikembangkan,” ujar Presiden.

Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa menyambut baik penandatanganan PSC untuk Blok Binaiya yang terletak di wilayah Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah. Ia menyebutkan bahwa kontrak ini menjadi momentum penting bagi Maluku dalam pengembangan sektor energi, khususnya migas.

“Selama dua dekade terakhir, Indonesia sangat bergantung pada impor minyak. Produksi nasional hanya mencapai sekitar 600 ribu barel per hari, sedangkan kebutuhan mencapai 1,5 juta barel per hari. Ini tentu menjadi tantangan besar bagi kedaulatan energi kita,” ungkapnya.

Gubernur Hendrik menambahkan bahwa dengan beroperasinya Blok Binaiya, diharapkan dapat mendorong peningkatan produksi nasional, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian di kawasan timur Indonesia, khususnya Maluku.

Selain Blok Binaiya, pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan kontrak bagi hasil untuk Blok Serpang dan Blok Kojo.

Menutup pernyataannya, Gubernur Hendrik mengungkapkan harapan terhadap pengelolaan beberapa blok migas lain yang berada di wilayah Maluku.

“Masih ada beberapa blok migas yang akan dikelola ke depan seperti Blok Tanimbar Timur dan Blok Seram Aru. Kita doakan bersama agar blok-blok ini dapat menjadikan Maluku sebagai pusat produksi migas yang prospektif di Indonesia,” ujarnya.

Ajang IPA Convex 2025 ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi pemerintah pusat, daerah, dan pelaku industri migas untuk membangun ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.