MASARIKU.COM, SIAPA sosok Prajurit TNI AD Pratu Rahman Tomilawa yang tewas tertembak saat mengevakuasi Serda Muhammad Rizal Maulana Arifin dan Pratu Baraza?
Seperti yang di lansir dari tribunnews, Pratu Rahman Tomilawa adalah prajurit pemberani yang juga berdinas di kesatuan yang sama dengan kedua rekannya yang gugur, Yonif Raider 408/Suhbrastha,
Lalu dia mendapatkan penugasan operasi di Papua.
Yonif Raider 408/Suhbrastha yang merupakan batalyon infanteri elite organik di bawah Kodam IV/Diponegoro.
Yonif Raider Mekanis 408/SBH sekarang berada di bawah komando langsung Korem 074/Warastratama yang berkedudukan di Jl. Sukowati, Kabupaten Sragen.
Markas Komando Yonif RM 408/SBH berada di Kabupaten Sragen, Markas Kompi Senapan A berada di Kabupaten Sragen, Kompi Senapan B berada di Jl. Perintis Kemerdekaan, Kabupaten Boyolali, Kompi Senapan C, Kompi Bantuan dan Kompi Markas berada di Kabupaten Sragen.
Pratu Rahman Tomilawa berasal dari Maluku Tengah. Jenazahnya akan diterbangkan ke Maluku Tengah Jumat (28/1/2022).
Informasi yang media Masariku.com terima dari Kapendam XVI/Pattimura lewat rilis, rencana evakuasi dari Timika ke Rumah duka, berangkat dari Timika pada hari Jumat, 28 Januari 2022 Pkl 15.35 WIT, dengan menggunakan Pesawat Sriwijaya Air + Lion Air (1 hari menginap Makassar)
Direncanakan tiba di Ambon hari Sabtu 29 Januari 2022 Pkl 07.00 WIT (Bandara Pattimura Ambon), dan yang mendamping Evakuasi adalah Kapten Inf Satriya (Pasilog Yonif R 408/SBH, dan Pratu Sarman.
Acara penyambutan dan pemakaman jenazah telah disiapkan Garnisun/ Kodim Ambon dan telah dikoordinasikan dgn pihak keluarga ALM di Tulehu. Dijadwalkan, upacara pemakaman akan dipimpin oleh Pangdam XVI/Patimura. (JR**)















