MasarikuOnline.Com, Masohi – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperluas jangkauan akses keuangan di wilayah timur Indonesia. Kali ini, OJK Maluku menyasar Kabupaten Maluku Tengah sebagai bagian dari upaya memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui sejumlah agenda strategis yang digelar pada Selasa, 21 Mei 2025.
Dua kegiatan utama menjadi sorotan: Rapat Pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Maluku Tengah dan edukasi keuangan untuk mahasiswa dan tenaga pendidik di Politeknik Kesehatan Kemenkes Maluku, Program Studi Keperawatan Masohi.
Kunjungan OJK Maluku mendapat sambutan positif dari Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata. Dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor Bupati, Mario menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan OJK dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui akses keuangan yang merata.
“Sinergi antara Pemkab Maluku Tengah dan OJK sangat penting dalam menciptakan masyarakat yang melek keuangan. Kami mendukung penuh berbagai inisiatif untuk meningkatkan literasi keuangan di wilayah kami,” kata Mario.
Dalam Rapat Pleno TPAKD yang digelar di Lantai 3 Kantor Bupati, para pemangku kepentingan merumuskan sejumlah program kerja yang diselaraskan dengan prioritas pembangunan daerah. Rapat dibuka oleh Zahlul Ikhsan, Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan dan Kemasyarakatan.
Tiga program yang menjadi prioritas TPAKD Kabupaten Maluku Tengah antara lain:
Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR) melalui Kredit Usaha Mikro Kreatif, bekerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Maluku dan Maluku Utara. Skema ini mendapat subsidi bunga dari Pemerintah Kabupaten.
Edukasi Keuangan secara masif di tingkat kecamatan dan desa sebagai bagian dari program “Gencarkan Edukasiku”.
Business Matching Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai langkah percepatan inklusi keuangan, khususnya di sektor pertanian.
Selain agenda bersama pemerintah daerah, OJK Maluku juga menggelar kegiatan edukasi keuangan bagi mahasiswa dan tenaga pendidik di Program Studi Keperawatan Masohi. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen OJK untuk menanamkan pemahaman keuangan sejak usia muda, agar masyarakat lebih siap dan cerdas dalam menggunakan produk dan layanan jasa keuangan.
Dengan pendekatan kolaboratif bersama pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan institusi pendidikan, OJK Maluku berharap dapat mempercepat capaian target inklusi keuangan nasional, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. (**)















