MasarikuOnline, Com, Seram bagian Barat – Manajer Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Maluku, Rovel S.E.A Ayal, menegaskan pentingnya literasi keuangan sebagai langkah preventif untuk melindungi masyarakat dari risiko kerugian finansial di masa depan.
Dalam sambutannya, Rovel menyampaikan bahwa edukasi ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (Gencarkan) yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat dalam mengelola keuangan rumah tangga secara bijak.
“Kami hadir di sini sebagai langkah antisipasi dan preventif agar masyarakat bisa mengelola keuangan dengan baik serta terhindar dari risiko yang merugikan, seperti pinjaman online ilegal dan judi online,” ujar Rovel di hadapan warga.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran pinjaman cepat tanpa mempertimbangkan risiko. Menurutnya, keputusan keuangan harus didasarkan pada akal sehat, bukan sekadar dorongan sesaat.
“Jangan sampai tangan lebih cepat dari akal sehat, lalu jalan pintasnya ke pinjaman online ilegal. Itu sangat berbahaya dan bisa merugikan keluarga,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rovel juga menyoroti peran penting ibu rumah tangga sebagai pengelola keuangan keluarga. Ia menyebut para ibu sebagai “bendahara” rumah tangga yang menentukan stabilitas ekonomi keluarga.
“Mengelola keuangan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Bukan sekadar memberi uang, tetapi bagaimana mengatur agar kebutuhan makan, sekolah anak, dan kebutuhan lainnya tetap terpenuhi,” katanya.
Kegiatan ini turut menghadirkan Andi Baiz Ikram selaku Asisten Manajer Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis (PEPKLMS), serta perwakilan lembaga jasa keuangan dan instansi terkait.
Hadir pula Denny R. Toisuta selaku Kasi Dana PT Modern Ekspres Cabang Piru, Yoga dari BPJS Kesehatan Piru, perwakilan OPD terkait, staf Pemerintah Negeri Waisala, serta masyarakat setempat.
Selain edukasi pengelolaan keuangan, peserta juga mendapatkan informasi terkait produk dan layanan perbankan serta kepesertaan BPJS Kesehatan. OJK membuka ruang konsultasi bagi masyarakat yang memiliki persoalan dengan lembaga jasa keuangan.
“Jika ada kendala dengan produk atau layanan jasa keuangan, silakan disampaikan. Kami siap membantu dan memfasilitasi penyelesaiannya,” ujar Rovel.
Sementara itu, Kasi Pemerintahan Negeri Waisala, Orin Kasturian, yang mewakili Raja Negeri Waisala, menyampaikan apresiasi atas kehadiran OJK di wilayahnya. Ia berharap kegiatan ini mampu membuka wawasan masyarakat terkait pentingnya literasi dan inklusi keuangan.
“Kehadiran OJK di sini tentu sangat membantu membuka wawasan masyarakat agar lebih cerdas dalam mengelola keuangan,” kata Orin.
Melalui kegiatan ini, OJK berharap masyarakat Waisala semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai konsumen jasa keuangan serta mampu mengambil keputusan keuangan yang lebih bijak dan aman. (**)

















