Dobo. MasarikuOnline, Com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku memperkuat sinergi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan literasi keuangan, perluasan akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penguatan perlindungan masyarakat dari praktik investasi bodong dan pinjaman online ilegal.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan antara Kepala OJK Provinsi Maluku, Haramain Billady, dengan Bupati Kepulauan Aru, Timotius Kaidel, di Dobo pada 10 Juni 2026.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai langkah strategis yang dapat dilakukan secara bersama-sama guna memperkuat sektor ekonomi masyarakat. Fokus utama diarahkan pada peningkatan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan yang legal dan aman, sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap sumber pembiayaan produktif.
Bupati Timotius Kaidel menyambut baik kunjungan OJK Maluku dan menilai kolaborasi tersebut menjadi peluang penting bagi percepatan pembangunan ekonomi di Kepulauan Aru. Menurutnya, dukungan sektor jasa keuangan sangat dibutuhkan untuk memperkuat daya saing UMKM yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian daerah.
Sementara itu, Kepala OJK Maluku Haramain Billady menegaskan pentingnya membangun literasi dan inklusi keuangan di tengah masyarakat. Dengan pemahaman yang baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan produk dan layanan keuangan secara bijak serta terhindar dari berbagai modus penipuan keuangan yang merugikan.
Selain itu, OJK dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Aru juga berkomitmen meningkatkan edukasi terkait bahaya investasi ilegal dan pinjaman online yang tidak berizin. Langkah ini dinilai penting mengingat masih adanya masyarakat yang menjadi korban praktik keuangan ilegal yang menjanjikan keuntungan instan.
Melalui sinergi yang terbangun, kedua pihak berharap dapat menciptakan iklim ekonomi yang lebih sehat, memperluas kesempatan usaha, serta membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat. Kolaborasi tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesejahteraan warga dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah secara berkelanjutan.
Dengan dukungan OJK dan seluruh pemangku kepentingan, Kepulauan Aru diharapkan semakin siap menghadapi tantangan ekonomi sekaligus memanfaatkan berbagai peluang pertumbuhan yang tersedia di sektor jasa keuangan dan UMKM. (**)

