MasarikuOnline.Com, Ambon – Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon bergerak cepat merespons bencana gempa bumi dahsyat yang mengguncang Myanmar dengan mendirikan Posko Kemanusiaan Peduli Bencana. Posko ini dibuka langsung oleh Brigjen TNI (Mar) Suwandi, S.A.P., M.M., di Mako Lantamal IX Ambon, sebagai bentuk solidaritas terhadap ribuan korban terdampak.
Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter tersebut menjadi yang terkuat dalam lebih dari satu abad terakhir di Myanmar, menewaskan lebih dari 3.000 orang, melukai 4.521 orang, dan 441 lainnya masih dinyatakan hilang. Jumlah korban diperkirakan terus bertambah seiring upaya pencarian dan evakuasi yang masih berlangsung.
Dalam pernyataannya, Brigjen Wandi, sapaan akrab Komandan Lantamal IX Ambon, menegaskan bahwa TNI AL tidak bisa tinggal diam menyaksikan penderitaan saudara-saudara di Myanmar.
“Kami tidak bisa berpangku tangan sementara saudara kita di Myanmar menghadapi bencana. Hari Raya Idul Fitri ini menjadi momentum bagi kita untuk berbagi dan membantu dengan membuka Posko Kemanusiaan bagi mereka,” ujar perwira tinggi Korps Marinir ini.
Brigjen Wandi juga mengajak masyarakat Maluku, khususnya warga Ambon dan sekitarnya, untuk berkontribusi dalam bentuk apa pun. Bantuan yang diterima meliputi pakaian layak pakai, selimut, obat-obatan, uang, serta kebutuhan lainnya. Posko ini juga terbuka bagi masyarakat di luar Maluku yang ingin turut serta dalam misi kemanusiaan ini.
Sebagai bentuk dukungan nyata, TNI AL akan menyalurkan bantuan langsung ke Myanmar menggunakan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Langkah ini diambil agar bantuan dapat segera diterima oleh para korban yang membutuhkan.
Dengan adanya posko ini, diharapkan kepedulian masyarakat dapat membantu meringankan penderitaan korban bencana di Myanmar. Lantamal IX Ambon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam aksi kemanusiaan ini. (**)















