MasarikuOnline. Com, Seram Bagian Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku kembali menggencarkan edukasi keuangan kepada masyarakat melalui kegiatan “Gencarkan Edukasiku” yang digelar di Negeri Kawa, Kecamatan Seram Barat, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Rabu (11/2/2026).
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Pemerintahan Negeri Kawa, Abuhaer Kilwou, S.Pd, karena dinilai memberikan pemahaman langsung kepada masyarakat tentang pengelolaan keuangan hingga bahaya pinjaman online ilegal.
Usia mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut, kepada media ini Abuhaer menyampaikan terima kasih kepada OJK atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, edukasi yang diberikan sangat membantu pemerintah negeri dan masyarakat dalam memahami peran OJK serta pentingnya literasi keuangan.
“Selaku Kepala Pemerintahan Negeri Kawa, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada OJK atas pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan di Negeri Kawa. Ini sangat membantu kami dan masyarakat untuk memahami apa itu OJK dan perannya dalam melindungi sektor jasa keuangan,” ujarnya usai kegiatan.
Ia menjelaskan, materi yang disampaikan tidak hanya memperkenalkan tugas dan fungsi OJK, tetapi juga memberikan pemahaman praktis kepada masyarakat terkait cara mengatur dan mengelola keuangan, membuka rekening di bank, hingga prosedur penyampaian pengaduan apabila mengalami permasalahan dengan lembaga keuangan.
Selain itu, masyarakat juga mendapatkan penjelasan terkait maraknya praktik pinjaman online ilegal yang kerap meresahkan. Edukasi tersebut dinilai penting agar warga tidak mudah terjebak dalam tawaran pinjaman yang tidak terdaftar dan berisiko merugikan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Manajer Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Maluku, Rovel S.E.A. Ayal, serta Andi Baiz Ikram selaku Asisten Manajer Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis (PEPKLMS). Turut hadir BPJS Kesehatan Cabang Piru, Pimpinan Bank Modern Ekspres Cabang Piru, serta masyarakat Negeri Kawa.
Abuhaer berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dengan berbagai inovasi program ke depan.
“Kami berharap program-program seperti ini tidak hanya dilaksanakan hari ini saja, tetapi dapat terus berlanjut sehingga masyarakat semakin tercerahkan dan terlindungi dalam memanfaatkan layanan jasa keuangan,” pungkasnya. (**)















