Kepala BKKBN RI, Hadiri Kegiatan Penguatan Kapasitas Untuk Pendampingan Keluarga (TPK) Kota Ambon 

oleh -356 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo dalam lawatannya ke Provinsi Maluku berkesempatan menghadiri kegiatan Penguatan Kapasitas Untuk Pendampingan Keluarga (TPK), yang di gelar oleh Kantor Dinas Pengendalian Penduduk dan KB kota Ambon  yang dipusatkan di Convention Hall, Maluku City Mall (MCM), Kota Ambon, pada Rabu (29/05/2024).

Dalam arahannya, dr. Hasto Wardoyo mengatakan langkah pemerintah sesuai arahan langsung Presiden Jokowi telah berkomitmen menyiapkan Provinsi Maluku dalam upaya mempercepat angka penurunan Stunting.

“Kami memastikan semua perangkat dan data sudah tersedia. Tim pendamping keluarga di Maluku berjumlah 432 orang, dan mereka sudah paham akan tugas-tugas mereka, termasuk persyaratan pernikahan dan penanganan kehamilan,” ungkap dr. Hasto

Menurutnya, Kementerian Kesehatan telah mengalokasikan anggaran untuk Puskesmas guna membeli makanan bergizi dalam upaya  mendukung penurunan stunting

Selain itu, dr. Hasto Wardoyo juga optimis stunting di Maluku dapat turun signifikan.

“Harapannya, stunting bisa turun paling tidak 50%, dari 300 menjadi di bawah 200, atau bahkan di bawah 100. Kami mengapresiasi kerja Pak Walikota dan tim pendamping keluarga yang sudah menunjukkan kinerja yang baik,” Tuturnya

Dalam kesempatan tersebut, dr. Hasto Wardoyo memberikan apresiasi kepada Penjabat Walikota Ambon dan tim pendamping keluarga yang dinilai memiliki kerja sama yang baik. Ia menyebut, tidak semua daerah di Indonesia memiliki kesiapan seperti di Ambon.

Ditempat yang sama, Pj Walikota Ambon, Dominggus Kaya menyampaikan selamat datang kepada Kepala BKKBN RI, dr. Hasto Wardoyo.

Dihadapan Kepala BKKBN RI, PJ Walikota Ambon menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja sekuat tenaga sehingga kota Ambon dapat terbebas dari masalah stunting. (JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.