Dinas PPKB Kota Ambon Gelar Rapat Pengendalian Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana Tahun 2024

oleh -2399 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana kota Ambon menggelar kegiatan Rapat Pengendalian Program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) tahun 2024 yang berlangsung di Marina hotel Ambon, pada Kamis (14/03/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Pj, Walikota Ambon yang diwakili Asisten III Administrasi Umum Sekertariat kota Ambon,  Ketua TP PKK kota Ambon, sekaligus sebagai bunda genre kota Ambon, Plt Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Pimpinan OPD lingkup Pemerintah kota Ambon, para Camat, Kepala Desa, Lurah, Raja dan para narasumber serta tamu undangan lainnya.

PJ. Walikota Ambon, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten III Administrasi Umum Sekertariat kota Ambon, Robby Sapulette  mengatakan, pelaksanaan rapat pengendalian program pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana tahun 2024 merupakan suatu agenda dalam menyusun dan menyepakati berbagai kebijakan strategis dan langkah operasional program bangga kencana dalam rangka mewujudkan sinergitas dan sinkronisasi arah kebijakan pembangunan di bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

Menurutnya, Pemerintah kota Ambon bersama BKKBN dan mitra kerja terkait yang terus bekerja walaupun dalam kondisi yang serba sulit, namun tetap mengutamakan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh masyarakat atau  keluarga di kota Ambon dapat terlayani dengan baik.

“Terkhusus kesehatan Ibu, bayi dan anak, ketersediaan kontrasepsi kepada pasangan usia subur agar dapat mengatur jarak kelahiran,” Jelasnya.

Ia menegaskan, dalam mengatasi  dinamika perubahan penduduk bukanlah hal yang mudah , sebab jumlah penduduk bukanlah terletak pada masalah angka saja, namun angka dapat menentukan kualitas, sebab surplus penduduk, usia produktif yang terus meningkat akan menjadi aset bagi kota Ambon apabila itu berkualitas agar punya daya saing di dunia kerja.

“Kerena  pembangunan manusia yang berkualitas akan menjadi inti pembangunan nasional,” Ungkapnya.

Saya telah menginstruksikan kepada dinas Pengendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana kota Ambon untuk mengambil langkah-langkah strategis yang tepat dalam upaya percepatan penurunan stunting di kota Ambon.

Saat ini angka prevalensi stunting kota Ambon berada pada angka 21,1% pada tahun 2023 dan pada tahun 2024 kita masih menunggu hasil survei status gizi Indonesia untuk mengetahui berapa prevalensi penurunan stunting di kota Ambon.  Oleh karena itu perlu kerja keras kita semua dan perlu penanganan serius di berbagai sektor, mulai dari peningkatan sinergitas dan komitmen antara pemangku kepentingan dan mitra kerja dalam implementasi program agar bangga kencana pada semua tingkatan dapat dilakukan secara bersama-sama.

Oleh karena itu saya mengharapkan, untuk semua OPD pada lingkup Pemerintah kota Ambon dan seluruh mitra kerja untuk dapat bekerjasama dalam menurunkan angka prevalensi stunting di kota Ambon.

Saya juga menghimbau untuk tinggalkan cara-cara rutin yang sangat birokratik dalam melayani masyarakat, perkuat semangat kemitraan, tempuh inovasi yang memiliki dampak positif bagi masyarakat dan memanfaatkan teknologi dan informasi.

“Jangan berhenti melakukan hal-hal yang baik, berikan kontribusi nyata dan sentuhan kepada masyarakat bukan melalui kata-kata, namun tindakan nyata yang harus dikedepankan untuk mensejahterakan masyarakat di kota Ambon,” Pungkasnya. (JR)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.