Babinsa Koramil 1504-04/Salahutu Tertibkan Aksi Demo Sopir Pangkalan Tulehu akibat Maraknya Taxi Online

oleh -1355 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Malteng – Personel Babinsa Koramil 1504-04/Salahutu turun tangan menertibkan aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh komunitas sopir angkutan pangkalan Tulehu di Jalan Pdt. Louw, depan kantor Kecamatan Salahutu, Desa Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Senin (10/03/2024).

Aksi tersebut dipicu oleh maraknya operasional taxi online seperti Maxim yang beroperasi di wilayah Tulehu, khususnya di area Pelabuhan. Para sopir angkutan umum, mobil rental pangkalan, dan ojek mengeluhkan menurunnya jumlah penumpang yang berdampak pada berkurangnya pendapatan mereka.

Babinsa Koramil 1504-04/Salahutu yang dipimpin oleh Sertu Hasnang, bersama dengan Sertu Arjal, Serda Rolobessy, dan Serda La Nuri, bertindak cepat untuk mengatur lalu lintas yang sempat tersendat akibat aksi tersebut. Mereka juga bekerja sama dengan pihak kepolisian setempat untuk memastikan situasi tetap kondusif.

Menurut Sertu Hasnang, aksi yang dipimpin oleh Idris Mahu selaku koordinator sempat menarik perhatian banyak pengendara dan pejalan kaki. Bahkan, beberapa sopir yang tergabung dalam komunitas taxi pangkalan Tulehu berupaya melakukan pemeriksaan fisik terhadap kendaraan yang diduga sebagai taxi online. Tindakan ini berpotensi menimbulkan kesalahpahaman dan konflik di jalan raya.

Melalui pendekatan persuasif, Babinsa bersama aparat kepolisian mengarahkan para pendemo untuk tidak memblokade jalan raya dan mengusulkan penyelesaian secara damai. Mereka disarankan untuk menyampaikan tuntutan langsung ke kantor Maxim di Citra Land Lateri, Ambon, guna mencari solusi yang lebih baik terkait keberadaan taxi online di wilayah Pelabuhan Tulehu.

Aksi unjuk rasa ini mendapat perhatian dan pengawasan dari pihak Koramil 1504-04/Salahutu, Polsek Salahutu, serta Forkopimcam setempat. Upaya koordinasi terus dilakukan agar tercapai kesepakatan yang menguntungkan semua pihak dan tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Dengan adanya pendekatan yang baik dari aparat keamanan, diharapkan permasalahan ini dapat diselesaikan secara musyawarah, tanpa menimbulkan gangguan ketertiban di wilayah Tulehu. (**)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.