Pemotongan Kayu Tiang Alif Masjid Nurul Taqwa Airnanang

oleh -1745 Dilihat

MASARIKU.COM, Ratusan warga yang terdiri dari Negeri Kwaos, Negeri Administratif Suru, Negeri Administratif Airnanang dan beberapa dari kampung tetangga di kecamatan Siritaun Wida Timur dan kecamatan Seram Timur, ikut menghadiri acara pemotongan kayu tiang Alif masjid “Nurul Taqwa” desa administratif Airnanang Siritaun Wida Timur, SBT Maluku. Senin (13/12/2021).

Pemotongan kayu tiang Alif yang berlokasi di sekitaran tempat pemakaman umum (TPU) Negeri Kwaos itu dimulai pada pukul 08.00 waktu setempat.
Kegiatan ini diawali dengan sepatah kata oleh ketua panitia Bapak Latif Rumain, kemudian dilanjutkan dengan prosesi adat (Fakarifi) oleh warga dan diteruskan dengan penebangan pohon secara manual dan dilanjutkan dengan menggunakan mesin sensor oleh beberapa operator yang semuanya sudah ditunjuk langsung oleh panitia pembangunan masjid tersebut.
“Acara yang pertama yaitu fakarifi oleh Bapak haji Imam masjid Airnanang dan dilanjutkan oleh warga masyarakat dan kemudian diakhiri oleh Bapak Baga Wakaringi sebagai Bas atau kepala tukang pada pembangunan masjid tersebut” Ungkap Latif.
Acara yang kedua yaitu Adzan oleh Mojim masjid Nurul Huda Negeri Kwaos Bapak Nasir Rumakat dan acara yang ketiga yaitu penebangan Pohon secara manual oleh Mojim masjid Airnanang Bapak Ali Rumbaroa dengan menggunakan kapak dan dilanjutkan oleh Bapak Oya dan beberapa operator dengan menggunakan mesin sensor . Lanjutnya

Setelah itu tiang Alif tersebut dibungkus dengan kain putih sebagai simbol pakaiannya lalu kemudian dipikul oleh warga dan berjalan menuju negeri administratif Airnanang.

Dengan jarak tempuh kurang lebih 2 kilometer dari Negeri Kwaos ke Negeri administratif Airnanang, perjalanan tersebut diiringi dengan tarian adat berupa Dabus yang dapat meramaikan suasana serta membangkitkan semangat pejalan kaki hingga sampai pada tempat tujuan.

Hubungan kebersamaan antar kampung ini sudah menjadi sebuah tradisi yang dibentuk oleh para orang tua dan leluhur terdahulu sebagai tanda mempererat ukhuwah antara sesama yang tidak boleh dihilangkan dan selalu dipertahankan.
Dari proses awal hingga tiang Alif tiba di masjid Nurul Taqwa Airnanang, semuanya berjalan dengan lancar dengan memprioritaskan adat-istiadat. (JR-MSK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.