OJK Maluku Gandeng Pendeta GPM untuk Edukasi Keuangan dan Waspada Investasi Ilegal

oleh -2030 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Ambon – Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku menggelar Training of Trainers (ToT) bagi para pendeta Gereja Protestan Maluku (GPM), pada 21 Agustus 2025.

Kegiatan ini bertujuan memperluas pemahaman serta memberikan edukasi terkait produk dan layanan keuangan kepada pemuka agama, khususnya para pendeta GPM. Selain itu, ToT juga mendorong peningkatan literasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan pribadi maupun jemaat, serta kewaspadaan terhadap investasi ilegal yang marak di masyarakat.

Kepala OJK Maluku, Andi Muhammad Jusuf, menegaskan bahwa keterlibatan pemuka agama memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan edukasi keuangan kepada masyarakat.

“Pendeta memiliki kedekatan dan kepercayaan dari jemaat, sehingga menjadi mitra strategis dalam menyebarkan pemahaman literasi keuangan. Dengan pemahaman yang baik, jemaat bisa lebih bijak dalam mengelola keuangan dan terhindar dari praktik investasi ilegal,” ujar Andi dalam keterangannya, Rabu (3/9/2025).

Andi menjelaskan, OJK Maluku secara rutin melakukan edukasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat, mulai dari pelajar, mahasiswa, komunitas, hingga tokoh agama. Menurutnya, langkah ini bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di daerah yang masih relatif rendah dibandingkan rata-rata nasional.

“OJK berkomitmen memperkuat kolaborasi dengan semua pihak, termasuk tokoh agama, agar masyarakat Maluku semakin cerdas dalam mengelola keuangan dan tidak mudah tergiur dengan tawaran investasi yang tidak jelas,” tambahnya.

Melalui pelatihan ini, para pendeta GPM diharapkan dapat menjadi trainer bagi jemaat mereka masing-masing. Dengan begitu, pengetahuan tentang produk keuangan yang resmi, cara mengatur keuangan keluarga, hingga ciri-ciri investasi bodong dapat lebih luas disosialisasikan ke masyarakat Maluku.

“OJK Maluku akan terus hadir mendampingi masyarakat. Edukasi keuangan bukan hanya tanggung jawab regulator, tapi juga perlu dukungan semua pihak, termasuk tokoh agama,” kata Andi. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.