OJK Kukuhkan Haramain Billady sebagai Kepala OJK Maluku, Fokus Perkuat Inklusi Keuangan hingga Pelosok

oleh -565 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Ambon – Otoritas Jasa Keuangan resmi mengukuhkan Haramain Billady sebagai Kepala OJK Provinsi Maluku menggantikan Andi Muhammad Yusuf dalam seremoni yang berlangsung di Kantor OJK Ambon, Senin (18/5/2026). Pergantian kepemimpinan ini menjadi momentum penguatan sektor jasa keuangan di wilayah kepulauan, khususnya dalam mempercepat inklusi dan akses keuangan digital hingga daerah terpencil di Maluku.

Pengukuhan dilakukan oleh Sophia Wattimena yang menegaskan pentingnya integritas, profesionalisme, dan tata kelola yang baik dalam kepemimpinan OJK di daerah.

Dalam sambutannya, Sophia menyampaikan bahwa pengukuhan Kepala OJK daerah harus menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kontribusi sektor jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

“Pimpinan satuan kerja dan Kepala OJK daerah harus senantiasa bekerja dengan penuh integritas, dedikasi, dan profesionalisme. Pemimpin OJK harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan prinsip tata kelola yang baik, menjaga kepercayaan publik, serta memastikan setiap kebijakan dan pelaksanaan tugas dilakukan secara akuntabel dan berorientasi kepada kepentingan masyarakat,” ujar Sophia.

Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan baru di OJK Maluku diharapkan mampu memperkuat kesinambungan pelaksanaan tugas OJK di daerah sekaligus mempererat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.

Sementara itu, Wakil Gubernur Maluku Abdullah Vanath menyebut tantangan geografis Maluku sebagai daerah kepulauan menuntut percepatan inklusi keuangan dan akses layanan digital hingga ke pelosok.

Menurutnya, keberadaan OJK menjadi instrumen strategis dalam memastikan masyarakat memperoleh perlindungan aktivitas keuangan sekaligus akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan, terutama bagi pelaku usaha dan UMKM.

“Kehadiran OJK di tengah masyarakat merupakan instrumen strategis dalam memastikan setiap aktivitas keuangan terlindungi, serta setiap peluang usaha memperoleh akses pembiayaan yang sehat dan berkelanjutan,” kata Abdullah Vanath.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 guna memetakan potensi UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi daerah.

Abdullah mengajak seluruh unsur Forkopimda, pemerintah daerah, instansi vertikal, hingga lembaga jasa keuangan untuk terus membuka ruang kolaborasi bersama OJK Maluku di bawah kepemimpinan Haramain Billady.

“Sinergi ini diharapkan menjadi kekuatan dalam membangun ekosistem keuangan yang tangguh dan inklusif hingga menjangkau seluruh wilayah kepulauan,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Komisioner Sistem Informasi dan Daerah OJK Bambang Mukti Riyadi, Kepala OJK Sulselbar Moch. Muchlasin, para bupati dan wali kota se-Maluku, unsur Forkopimda, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh adat, serta pimpinan industri jasa keuangan di Maluku. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.