OJK Gencarkan Edukasi Keuangan di Negeri Lokki SBB, Warga Diminta Waspada Judi Online dan Penipuan Keuangan Digital

oleh -263 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Seram Bagian Barat – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus menggencarkan literasi dan inklusi keuangan hingga ke wilayah pedesaan di Maluku. Dalam kegiatan Gencarkan Edukasiku yang berlangsung di Negeri Lokki, Kecamatan Huamual ,Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Kamis (12/2/2026), warga diajak lebih bijak mengelola keuangan sekaligus mewaspadai risiko keuangan digital seperti pinjaman online ilegal dan investasi bodong.

Kegiatan tersebut dihadiri Manajer Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK, Rovel S.E.A. Ayal, serta Asisten Manajer Bagian Pengawasan Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, Perlindungan Konsumen, Keuangan Daerah dan Layanan Manajemen Strategis (PEPKLMS) OJK, Andi Baiz Ikram. Turut hadir perwakilan PT Bank Modern Express Cabang Piru, BPJS Kesehatan Cabang Piru, serta Pemerintah Negeri Lokki yang diwakili Sekretaris Negeri, Alan Patiasina.

Dalam sambutannya, Rovel menegaskan bahwa literasi keuangan menjadi fondasi penting bagi ketahanan ekonomi keluarga, terutama di tengah derasnya arus digitalisasi.

“Perkembangan teknologi membawa kemudahan, tetapi juga risiko. Judi online, investasi ilegal, hingga pinjol ilegal menjadi ancaman nyata. Masyarakat harus memahami cara mengelola keuangan dengan baik dan mengenali risiko agar tidak menjadi korban,” ujarnya.

Menurutnya, Negeri Lokki merupakan titik strategis dalam penguatan kapasitas masyarakat desa. Peserta yang hadir, sebagian besar orang tua dengan latar belakang pekerjaan beragam, diharapkan dapat menjadi agen informasi bagi keluarga dan warga lainnya.

“Edukasi ini tidak boleh berhenti di ruangan ini. Bapak dan Ibu yang hadir hari ini diharapkan menjadi pusat informasi di keluarga dan lingkungan sekitar,” tambahnya.

OJK juga mendorong pemerintah negeri untuk berperan sebagai filter awal apabila terdapat tawaran aktivitas keuangan ilegal di tengah masyarakat. Janji keuntungan instan tanpa risiko disebut sebagai jebakan yang kerap berujung kerugian besar.

Dalam sesi edukasi, pengelolaan keuangan keluarga menjadi sorotan utama. Disiplin dalam mengatur pengeluaran, membedakan kebutuhan dan keinginan, serta membangun kebiasaan menabung dinilai sebagai langkah sederhana namun berdampak besar.

Budaya mama-mama Maluku yang dikenal cermat mengatur belanja rumah tangga turut diangkat sebagai contoh nyata ketahanan ekonomi keluarga. Dengan penghasilan terbatas, kebutuhan makan dan pendidikan anak tetap dapat terpenuhi melalui pengelolaan yang disiplin.

Selain literasi keuangan, kolaborasi dengan BPJS Kesehatan juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Warga diingatkan pentingnya perlindungan jaminan kesehatan, mengingat akses fasilitas kesehatan yang cukup jauh dan memerlukan biaya tambahan.

“Sering kali saat masuk rumah sakit, pertanyaan pertama adalah mandiri atau BPJS. Maka kepesertaan harus dipastikan sejak dini,” kata salah satu narasumber.

Sementara itu, Sekretaris Negeri Lokki, Alan Patiasina, menyampaikan apresiasi atas kehadiran tim OJK di tengah masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada OJK. Kegiatan ini sangat penting dan strategis dalam meningkatkan pemahaman masyarakat tentang literasi dan inklusi keuangan,” ujarnya.

Alan menegaskan, kemudahan akses layanan keuangan di era digital harus diimbangi dengan kewaspadaan.

“Maraknya investasi bodong dan pinjaman online ilegal menjadi ancaman serius. Karena itu, momentum edukasi hari ini sangat penting bagi kita semua,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin cerdas dalam mengelola keuangan, memahami pentingnya menabung, mampu membedakan layanan keuangan legal dan ilegal, serta memanfaatkan produk perbankan, asuransi, dan jasa keuangan resmi secara bijak.

Dalam kesempatan yang sama, PT Bank Modern Express Cabang Piru turut diperkenalkan sebagai mitra layanan keuangan yang dapat membantu masyarakat dalam akses permodalan usaha dan layanan transaksi keuangan lainnya.

Melalui kegiatan ini, masyarakat Negeri Lokki diharapkan semakin terlindungi dari praktik keuangan ilegal, lebih bijak dalam mengelola keuangan keluarga, serta mampu membangun ketahanan ekonomi yang berkelanjutan. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.