Manakar Jusakh B Sahumena Figur potensial Untuk SBB Satu 2024.

oleh -4462 Dilihat

MasarikuOnline.com, Ambon – Percaturan politik menjelang pemilu serentak semakin panas untuk menentukan siapa yang layak memimpin kabupaten yang berjuluk “Saka Mise Nusa” pada tahun politik 2024 sudah mulai mengemuka dimana masyarakat akan memilih dan menentukan figur untuk memimpin kabupaten SBB.

Berdasarkan hasil diskusi dengan komunitas simpul organisasi kemasyarakatan di berbagai elemen yang berpusat di SBB, telah menelaah dan menghasilkan beberapa keputusan bersama yang salah satunya  yaitu  Mengusung figur potensial, cerdas, merakyat, berpengalaman, dan berkarakter, Jusakh B Sahumena (Arce), dengan jargon “JS Sahabat Perubahan”.

Dari sekian figur yang mulai bermunculan, beliau dianggap sebagai figur yang tepat dan diusung penuh oleh masyarakat negeri adat  Nusa Ina.

Dalam perbincangan eklusif dengan media ini pada Kamis (09/03/2023) dalam pengamatan salah satu tokoh  pemekaran sekaligus tokoh adat SBB, mantan Anggota DPRD SBB 2009-1014, mantan Raja Kairatu, Agustinus Ruspanah, mengatakan setelah ditelusuri, Jusakh B Sahumena adalah figur berkarakter dengan pengalaman dan jam terbang yang cukup tinggi dan rendah hati dapat diterima pada semua kalangan masyarakat SBB karena beliau  anak  adat Nusa Ina.

Beliau punya pendidikan yang cukup, berkepribadian baik, pengalaman di birokrat selama 32 tahun serta telah berkecimpung di organisasi  sosial   kultural,     “Dan satu hal yang  sangat  saya  kagumi  adalah kesederhanaannya,” jelasnya.

Ruspanah menambahkan, ini bukan sesuatu yang mengada-ada, tetapi inilah figur yang diidam-idamkan oleh kami masyarakat SBB.

“Perlu juga saya sampaikan, nantinya beliau akan di kukuhkan sebagai ketua organisasi Nunusaku Adil Sejahtera (Nasa), itu berarti dari sisi adat kami sudah menerima kehadiran beliau,” ungkapnya.

Untuk figur ini menurutnya, nanti masyarakat SBB akan menyerahkan hak pilih mereka kepada beliau dan tidak bisa ditawar-tawar lagi karena beliau juga sudah di dukung oleh tua-tua adat dari tiga batang air, yaitu Tala, Eti, Sapalewa. (JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.