MasarikuOnline.Com, Ambon – Suasana religius menyelimuti Pelataran Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Selasa pagi, 3 Juni 2025. Di tengah kesibukan menjelang Idul Adha 1446 Hijriah, Pemerintah Provinsi Maluku menggelar acara penyaluran hewan kurban yang berasal dari Presiden RI dan Pemerintah Daerah Provinsi Maluku.
Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, hadir langsung dan menyerahkan secara simbolis hewan kurban kepada Imam Masjid Al-Fatah, perwakilan Yayasan Al-Fatah, serta pengurus Masjid Jami Kota Ambon.
“Ibadah kurban adalah bentuk penghambaan kepada Tuhan sekaligus manifestasi nilai-nilai sosial yang luhur. Ia mengajarkan kita untuk peduli, berbagi, dan menghapus sekat-sekat sosial,” ujar Lewerissa dalam sambutannya.
Menurutnya, penyembelihan hewan kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan ritual spiritual yang mendalam. Momentum ini, kata dia, menjadi ajang membangun jembatan antara mereka yang berkecukupan dan yang membutuhkan.
Tahun ini, Pemerintah Provinsi Maluku menyalurkan sebanyak 151 ekor hewan kurban, terdiri dari:
1 ekor sapi milik pribadi Gubernur dengan bobot 800 kilogram
100 ekor sapi bantuan Pemprov
50 ekor kambing
Tak hanya dari daerah, Presiden Republik Indonesia juga menyumbangkan 17 ekor sapi untuk Provinsi Maluku dan 11 kabupaten/kota. Bantuan tersebut meliputi sapi-sapi dengan bobot mulai dari 400 hingga 1.000 kilogram.
Berikut sebaran bantuan sapi dari Presiden:
Provinsi Maluku: 1 ekor sapi (1 ton)
Kota Ambon: 1 ekor (870 kg)
Kota Tual: 2 ekor (432 kg dan 467 kg)
Seram Bagian Barat: 1 ekor (810 kg)
Seram Bagian Timur: 1 ekor (830 kg)
Maluku Tengah: 1 ekor (810 kg)
Buru: 1 ekor (810 kg)
Buru Selatan: 1 ekor (810 kg)
Maluku Tenggara: 2 ekor (545 kg dan 450 kg)
Maluku Barat Daya: 2 ekor (masing-masing 400 kg)
Kepulauan Tanimbar: 2 ekor (400 kg dan 432 kg)
Kepulauan Aru: 2 ekor (499 kg dan 485 kg)
Lewerissa berharap bantuan kurban ini dapat menjangkau warga yang membutuhkan dan menambah makna perayaan Idul Adha sebagai momentum solidaritas dan spiritualitas.
“Semoga kurban ini membawa berkah, bukan hanya bagi yang menerima, tapi juga bagi kita semua. Spirit berbagi ini harus terus hidup, tidak hanya saat Idul Adha,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah, para kepala OPD, Kakanwil Kemenag, tokoh agama, dan para undangan. (**)















