Gubernur Maluku Buka Rakor Forkopimda 2025: Sinergi Kunci Stabilitas dan Pembangunan Daerah

oleh -1789 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Pemerintah Provinsi Maluku melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Provinsi Maluku Tahun 2025, Selasa (24/6), di Hotel Santika Premier, Ambon. Rakor ini mengangkat tema “Bersinergi Menjaga Stabilitas IPOLEKSOSBUDHANKAM, Par Maluku Pung Bae.”

Rakor dibuka secara resmi oleh Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, dan dihadiri oleh para Bupati/Walikota serta unsur Forkopimda se-Maluku, termasuk Danlanud Pattimura, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta para pejabat instansi vertikal dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov Maluku. Peserta dari tingkat kecamatan turut mengikuti secara daring.

Dalam sambutannya, Gubernur menekankan bahwa Rakor Forkopimda bukan sekadar forum seremoni, melainkan sebuah Strategic Governance Platform yang penting dalam menyatukan persepsi, memperkuat sinergi, dan menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah yang bersifat ideologis, politis, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan, dan keamanan (IPOLEKSOSBUDHANKAM).

“Mari kita bangun Forkopimda sebagai garda terdepan stabilitas dan pembangunan. Sebagaimana kata Bung Karno: Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu menjaga persatuan dalam keberagaman, dan menjaga stabilitas dalam guncangan zaman,” ujar Gubernur Hendrik.

Gubernur menyampaikan bahwa stabilitas IPOLEKSOSBUDHANKAM adalah prasyarat utama dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia juga memaparkan capaian strategis Provinsi Maluku hingga pertengahan 2025, antara lain:

Pertumbuhan ekonomi triwulan I 2025 mencapai 5,07% (yoy), melebihi rata-rata nasional yang berada di angka 4,78%.

Tingkat kemiskinan turun menjadi 15,78% pada 2024 dari sebelumnya 16,42%.

Tingkat pengangguran terbuka per Februari 2025 tercatat 5,95%.

Indeks Kerukunan Umat Beragama tahun 2024 meraih skor 80,54, menempatkan Maluku pada posisi ke-7 nasional.

Lebih lanjut, Gubernur menegaskan pentingnya mengawal misi pembangunan yang telah dicanangkan, baik di tingkat pusat melalui Delapan Misi Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden, maupun di tingkat provinsi melalui Tujuh Misi Sapta Cita Lawamena yang dijalankan Pemprov Maluku, serta misi dari pemerintah kabupaten/kota.

Ia menekankan bahwa pencapaian visi besar tersebut hanya bisa terwujud melalui kolaborasi lintas sektor: Pemerintah Daerah, TNI-Polri, dan seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita sukseskan dengan menjaga stabilitas IPOLEKSOSBUDHANKAM di wilayah masing-masing. Par Maluku Pung Bae!” ajaknya.

Gubernur juga mendorong dukungan terhadap program-program strategis nasional Presiden RI, seperti Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, penanganan kemiskinan ekstrem, pemeriksaan kesehatan gratis, dan pembangunan tiga juta rumah.

“Kita jaga Maluku, kita jaga Indonesia. Kita buktikan bahwa melalui kerja bersama, segala tantangan dapat kita hadapi demi Maluku yang Maju, Adil, dan Sejahtera,” pungkas Gubernur.

Rakor dilanjutkan dengan pemaparan materi dari berbagai narasumber untuk memperkuat koordinasi dan aksi kolaboratif di seluruh wilayah Provinsi Maluku. (**)

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.