MasarikuOnline.Com,Ambon – Memeriahkan HUT ke-1 Mollucan Jukulele Day, telah dilaksanakan pementasan Jukulele yang melibatkan pelajar Sekolah Dasa, Sekolah Menengah Pertama, Komunitas dan Sanggar yang berjumlah sekitar 5017 orang, yang berlangsung di gedung Sport hall, Karang Panjang, kota Ambon, pada Senin (04/09/2023).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Forkopimda Provinsi Maluku, OPD terkait, perwakilan DPRD Provinsi Maluku, Kepala Balai Pelestarian Budaya, Lantamal IX, Bakamla, Kabimda, Perwakilan Sinode GPM, Perwakilan MUI Maluku.
Sedangkan untuk peserta Jukulele yang hadir antara lain dari komunitas Jukulele dari Seram Bagian Timur, Kabupaten Buru, Kabupaten Buru Selatan, Kabupaten Maluku Barat Daya, termasuk juga peserta dari berbagai komunitas Jukulele di Kota Ambon dan beberapa sekolah yang mempunyai grup-grup Jukulele.
Ketua Panitia pelaksanaan kegiatan HUT ke-1 Mollucan Jukulele Day tahun 2023, Yani Salampessy saat diwawancarai awak media mengatakan, kegiatan ini memang belum maksimal dari yang di harapkan.
Namun Salampessy menandaskan, kita tetap mengkonsolidasikan kekuatan jukulele yang ada di Maluku dan beberapa daerah di Indonesia.
“Kita akan menyatukan potensi anak-anak Maluku yang bisa kita bina dalam rangka menggali potensi yang ada pada mereka, sekaligus menghindar mereka dari hal-hal yang negatif, salah satunya penggunaan smartphone yang tidak pantas, menghindar dari kerawanan sosial dan pergaulan bebas yang tidak bermanfaat,” ungkapnya.
Salampessy berharap, semoga dari kegiatan ini dapat menunjang kota Ambon sebagai kota musik. Kota Ambon harus benar-benar menjadi kota musik yang nyata, bukan slogan-slogan yang tidak memiliki dasar yang jelas.
Terkait dengan pementasan hari ini, persiapan yang kami lakukan hanya satu minggu, semoga di tahun depan nanti kita dapat ciptaan pementasan kelas dunia.
“Kalau tahun ini saja bisa sampai 7000 semoga tahun depan bisa sampai 10.000, jadi rekor dunia bisa kita capai,” Pungkasnya. (JR)

