FOMABB, Tegas dan Proses Hukum Intimidasi Persoalan Penobatan Raja Petuanan Tagalisa. Ini Kata Kuasa Hukum.

oleh -942 Dilihat

Masarikuonline.com, Ambon, – Ketua Dewan Pengurus Wilayah FOMABB Propinsi Maluku, D. ROBERT LESNUSSA, SH, yang diwawancarai media ini, Senin (1/8) di Kota Ambon, angkat bicara terkait dengan adanya oknum-oknum yang mengatasnamakan Pemerintah Daerah Kabupaten Buru maupun Pemerintah Kecamatan Waplau, yang ingin menghalangi proses Penobatan Raja Petuanan Tagalisa, Frengki T Batuwael.

Robert Lesnussa menuturkan, sebelum Penobatan Raja Petuanan Tagalisa, Frengki T Batuwael, saya mendengar sendiri, saya melihat sendiri dan saya menyaksikan sendiri betapa banyak ucapan-ucapan dan perkataan yang langsung disampaikan, maupun lewat media sosial bahwa, Frengki T Batuwael Raja Petuanan Tagalisa terpilih secara Adat itu mengalami berbagai intimidasi dan diintervensi dari oknum-oknum yang ingin menggagalkan kelangsungan jalannya Penobatan Raja Petuanan Tagalisa.

“Informasi ini saya mendengar langsung dan menyaksikan sendiri tindakan yang dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, bukan saja intimidasi yang dilakukan, tetapi oknum-oknum tersebut ada yang membuat surat palsu mengatasnamakan DPW FOMABB Propinsi Maluku, namun dalam surat tersebut tidak ada yang tanda tangan”. Ungkapnya

Atas hal ini, kata Robert Lesnussa, DPW FOMABB Propinsi Maluku akan mengambil langkah-langkah hukum untuk membuat efek Jerah bagi oknum-oknum tersebut.

“Sebagai Ketua DPW FOMABB Propinsi Maluku bersama Tim Advokasi FOMABB telah menyiapkan langkah Hukum dalam bentuk laporan untuk disampaikan kepada Polda Maluku”. Terangnya

Langkah ini kami lakukan sebagai bentuk kecintaan kami kepada Hak-Hak Adat Istiadat terkait dengan Penobatan Raja Petuanan Tagalisa yang ingin diintervensi oleh oknum-oknum yang tidak ingin Petuanan Tagalisa di Pimpin oleh seorang Anak Adat yang mempunyai garis keturunan langsung dari matarumah Raja ( Waikibo=BatuwaeL) di Petuanan Tagalisa.(JR**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.