Enam hari pencarian, nelayan asal Pulau Kelang berhasil ditemukan

oleh -4384 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Karman Amir, pria berusia 22 tahun, nelayan asal Dusun Nania, Desa Tahalupu, Pulau Kelang, Kabupaten Seram Bagian Barat yang dilaporkan hilang saat melaut disekitar Perairan Pulau Kelang pada tanggal 26/8 sekitar pukul 5 pagi, berhasil ditemukan dalam keadaan selamat, pada Minggu (01/09/2024)

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Namlea, Polairud Polda Maluku, Polsek Waesala, dan Masyarakat Desa Tahalupu kembali melanjutkan Operasi Pencarian hari keenam terhadap korban.

Menggunakan speedboat boat milik Dinas Kesehatan Kabupaten Buru dan beberapa longboat masyarakat, Tim SAR Gabungan mulai bergerak melakukan pencarian korban dengan menyisir sejumlah titik koordinat diantaranya :
● 3° 4′ 39.76” S – 126° 30′ 40.58″ E
● 2° 41′ 56.00″ S – 126° 30′ 40.58″ E
● 3° 4′ 39.76″ S – 127° 9′ 57.76″ E

Upaya Pencarian korban dengan menyisir sejumlah titik koordinat sejauh -+ 67 Nautical Mile arah Barat Laut hingga sore hari pukul 5 sore, Tim SAR Gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Hingga pada pukul 19.12 wit, Tim SAR Gabungan menerima informasi dari Polsek Waesala melaporkan, korban a.n Karman Amir berhasil ditemukan oleh kapal PELNI KM SANGIANG dalam keadaan selamat disekitar perairan Pulau Obilatu, Provinsi Maluku Utara.

Kepala KPP Ambon, Muhamad Arafah menjelaskan ” Setelah dilakukan Pengecekan oleh PELNI Cabang Bacan, benar adanya bahwa korban berhasil ditemukan oleh Kapal PELNI KM.Sangiang dengan rute Sanana tujuan Pulau Bacan.
Pria 22 tahun tersebut berhasil ditemukan dalam keadaan selamat sekitar pukul 17.04 wit dengan kondisi hanyut pada arah barat laut disekitar Perairan Pulau Obilatu Maluku Utara. Saat ini korban sudah berada di dalam kapal KM Sangiang guna mendapatkan perawatan medis.
Arafah menambahkan, setelah berkoordinasi lebih lanjut dengan PELNI Bacan dan Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate, korban akan dibawa ke Kota Ternate guna persiapan proses pemulangan ke Ambon.

Diketahui sebelumnya :
Korban pergi melaut menggunakan perahu longboat disekitar Perairan Pulau Kelang Kab, SBB sejak tanggal 26/8 sekitar pukul 5 pagi. Namun hingga tanggal 27/8 pukul 3 sore korban diketahui tak kunjung kembali. Keluarga dan masyarakat sekitar pun sempat berupaya melakukan pencarian namun tidak menemukan korban. Hingga laporan laka laut ini diterima Pos SAR Namlea dan dilaksanakan Ops SAR selama 5 hari korban belum juga berhasil ditemukan. Barulah dihari keenam Ops SAR korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.