Doa Bersama Pengamanan Nataru 2025–2026, Jasa Raharja Laporkan Penurunan Santunan dan Tegaskan Komitmen Keselamatan

oleh -131 Dilihat

MASARIKUONLINE.COM, Jakarta, 27 Desember 2025 — Jasa Raharja bersama Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, dan Jasa Marga mengikuti kegiatan doa bersama pada Jumat malam, 26 Desember 2025, di Command Center KM 29 Cikarang, Jawa Barat. Kegiatan ini digelar setelah rapat koordinasi pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 sebagai wujud penguatan sinergi lintas instansi dalam menjaga keselamatan masyarakat.

Doa bersama tersebut menjadi bagian dari rangkaian analisis dan evaluasi pelaksanaan Operasi Nataru 2025–2026 yang telah berlangsung sejak beberapa hari terakhir. Melalui momentum ini, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama untuk menjamin kelancaran arus lalu lintas, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode libur akhir tahun. Kolaborasi ini mencerminkan kehadiran negara dalam melindungi masyarakat melalui kerja sama lintas sektor.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa koordinasi antarinstansi terus diperkuat guna memastikan pengamanan Nataru berjalan secara optimal. Ia menjelaskan bahwa analisis dan evaluasi rutin dilakukan bersama Korlantas Polri, Jasa Marga, dan Jasa Raharja, baik pada momen Nataru maupun Lebaran. Selain evaluasi, doa bersama juga dilaksanakan sebagai ikhtiar agar Operasi Nataru dapat berlangsung aman, selamat, dan lancar.

Sementara itu, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., S.I.K., M.Hum. mengungkapkan bahwa hasil evaluasi menunjukkan tren yang cukup positif, meskipun kewaspadaan tetap harus ditingkatkan. Ia menyebutkan, arus mudik telah terlewati dengan jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta menuju Trans Jawa dan Sumatera mencapai sekitar 201 ribu unit atau sekitar 49 persen dari total pergerakan kendaraan masyarakat dalam rangka Natal dan Tahun Baru.

Ia juga menyoroti dua hal utama hasil analisis dan evaluasi, yakni penerapan pembatasan kendaraan sumbu tiga sesuai Surat Keputusan Bersama (SKB), baik di jalan tol maupun jalan arteri pada jam tertentu, serta penurunan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas sebesar 23,23 persen. Meski demikian, jumlah kejadian kecelakaan tercatat mengalami kenaikan tipis.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Direktur Utama Jasa Raharja, Dewi Aryani Suzana, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung keselamatan masyarakat melalui pelayanan yang cepat dan tanggap. Hingga saat ini, santunan korban meninggal dunia yang telah disalurkan mencapai Rp8,2 miliar, atau turun sekitar 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dewi menambahkan, petugas Jasa Raharja di seluruh wilayah terus siaga dan aktif berkoordinasi dengan kepolisian, rumah sakit, serta instansi terkait guna memastikan pelayanan publik berjalan optimal. Upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima, mendukung keselamatan berkendara, serta memastikan proses penyaluran santunan berlangsung cepat dan tepat.

Melalui sinergi yang berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan, Jasa Raharja terus menjalankan perannya dalam memberikan perlindungan dasar kepada masyarakat. Dengan semangat melayani sepenuh hati, Jasa Raharja berkomitmen mendukung kelancaran Operasi Pengamanan Nataru 2025–2026 serta menghadirkan rasa aman bagi masyarakat selama libur akhir tahun. **(*)