MASARIKUONLINE.COM, TANIMBAR, – Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, dalam hal ini Bidang Pengendalian Penduduk menjalin kerjasama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Kepulauan Tanimbar, dalam upaya Peningkatan Kapasitas Pengelolaan Program Analisis Dampak Kependudukan di Kabupaten Kepulauan Tanimbar.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Balai Penyuluhan Keluarga Berencana Tanimbar Selatan, demikian di sampaikan Humas Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Deny Haumahu, S.Sos, kepada wartawan, Senin (11/07/2022)
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Koordinator Bidang Pengendalian Penduduk Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku (Abdul Samad Ohorela, SE), Sub Koordinator Anaslisis Dampak Kependudukan (Neima Nurjannah, SE) dan Sub Koordinator Parameter Kependudukan (Meivie Matulessy, SE, MA) dan 10 orang pengelola program bidang DALDUK DP3AP2KB.
Haumahu menjelaskan, kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DP3AP2KB Kabupaten kepulauan Tanimbar Cayetanus Batmomolin, S.Sos.
Dalam sambutanya, Batmomolin mengatakan bahwa, analisis dampak kependudukan ini pada dasarnya menilai hubungan timbal-balik dan mekanisme hubungan antara masalah kependudukan dengan berbagai aspek kehidupan sebagai dasar perbaikan atau pengembangan kebijakan dan program pembangunan menuju keseimbangan antara penduduk, lingkungan, dan perkembangan sosial-budaya.
Menurutnya, jumlah penduduk yang besar, jika diikuti dengan kualitas penduduk yang memadai, akan menjadi pendorong bagi pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, jumlah penduduk yang besar, jika diikuti dengan tingkat kualitas rendah, menjadikan penduduk tersebut hanya sebagai beban bagi pembangunan nasional.
“Menilik strategisnya, aspek kependudukan dalam proses pembangunan seyogyanya perencanaan pembangunan memang harus berbasis kependudukan”. Jelas Batmomolin
Lebih lanjut Batmomolin menyampaikan, Program Bidang DALDUK yang harus dicapai di tahun ini yaitu Pembentukan Kampung Keluarga Berkualitas (KB) baru sebanyak 25 Kampung KB, Grand Desain, Rumah Dataku, Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) dan Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT).
Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan KB DP3AP2KB Kabupaten kepulauan Tanimbar Cayetanus Batmomolin, S.Sos, dalam kegiatan tersebut, berkesempatan memberikan materi tentang “Analisis Dampak Kependudukan”
Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, wawasan dan ketrampilan pengelola Program Bangga Kencana serta dapat berkelanjutan di tingkat kabupaten/kota khususnya di Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Tandas Batmomolin. (JR**)

















