MasarikuOnline.Com, Ambon – Tidak ada kata lelah untuk pelaksanaan Percepatan Penurunan Stunting di Provinsi Maluku. Hal ini terlihat dengan sinergitas antara TNI AL (Angkatan Laut) dan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional dengan mempromosikan Program KELUARGA KEREN BEBAS STUNTING secara Nasional terpusat di kabupaten Sumenep, dan pulau Masalembu Jawa Timur.
Provinsi Maluku mendapatkan Tugas untuk pelaksanaan kegiatan dimaksud yang dimana di maluku juga terdapat Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (LANTAMAL). Untuk itu dalam pelaksanaannya Perwakilan BKKBN provinsi Maluku berkolaborasi dengan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IX Ambon untuk mensukseskan kegiatan tersebut yang dilaksanakan di LANTAMAL IX Ambon pada selasa (18/07/2023).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra. Renta Rego, Aspotmar Lantamal IX ambon Kolonel Laut (PM) Firdaus Agus Cahyadie, CHRMP, Kepala Rumah Sakit TNI AL dr. FX Soehardjo Letkol Laut (K) dr. Eka Purwanto Sp. An, Para Pejabat utama Lantamal IX Ambon, Para Penanggung Jawab tim kerja BKKBN Provinsi Maluku, Pengurus Jalasenastri Lantamal IX Ambon, tamu undangan dan seluruh Jajaran Prajurit Lantamal IX Ambon serta ASN Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku Dra. Renta Rego dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini memiliki makna bahwa TNI AL berkomitmen untuk bersinergi bersama BKKBN berperang menurunkan angka prevalensi stunting di tahun 2024.
“Sinergitas bersama TNI AL mendorong Kita untuk harus Optimis stunting di angka 20% atau mungkin bisa dibawah angka tersebut. Program-program terus digalakan diantaranya Kampung KB, Program DAHSAT (Dapur Sehat Atasi Stunting). Hingga program BBAAS (Bapak Bunda Asuh Anak Stunting) dan hari ini kami hadirkan Pelayanan KB guna memberikan pelayanan kepada pasangan usia subur yang ingin ber-KB terutama KB Pasca Salin agar dapat terwujud pengasuhan 1000HPK secara optimal kepada bayi yang baru dilahirkan sehingga terhindar dari stunting,” jelas Renta.
Komandan Pangkalan Utama TNI AL IX (Danlantamal IX) Ambon Brigjen TNI (Mar) Said Latuconsina, M.M., M.T., dalam sambutan yang dibacakan oleh Aspotmar (Asisten Potensi Maritim) Kolonel Laut (PM) Firdaus Agus Cahyadie, CHRMP menyampaikan bahwa Pencegahan Stunting memerlukan kerja sama dan koordinasi lintas sektor di seluruh tingkatan pemerintah, swasta dan dunia usaha serta masyarakat dalam mendukung komitmen para pimpinan nasional baik di pusat maupun daerah.
“Masalah stunting merupakan masalah kita semua dan memerlukan kerjasama dan koordinasi lintas sektor. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya menerapkan kerja Kolaboratif diseluruh tingkatan pemerintahan dalam upaya Mencapai Target Penurunan Stunting,” sebut Aspotmar.
Lebih lanjut Firdaus menyampaikan melalui program Keluarga Keren Bebas Stunting yang diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Maluku bekerjasama dengan Lantamal IX akan memberikan pemahaman tentang stunting dan bagaimana pencegahannya.
Rangkaian kegiatan Kolaborasi TNI AL LANTAMAL IX Ambon dan Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku dilanjutkan dengan Pemberian Makanan Tambahan bagi keluarga beresiko Stunting, Penyuluhan tentang Stunting, Demo masak Menu DASHAT, Pameran Produk UPPKA dan Pelayanan KB serta mengikuti bersama acara nasional secara daring yang terpusat di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. (**)

