Rutong dan Puskesmas Hutumuri Wakili Ambon di Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik 2025

oleh -1676 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon — Pemerintah Negeri (Pemneg) Rutong dan Puskesmas Rawat Inap Hutumuri resmi ditetapkan mewakili Kota Ambon dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional 2025 yang digelar Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Kedua instansi ini mempresentasikan inovasi unggulan mereka di hadapan Wali Kota Ambon, Bodewin M. Wattimena, dalam sebuah forum resmi yang berlangsung di Ruang Rapat Vlissingen, Balai Kota Ambon, Rabu (4/6). Presentasi tersebut turut dihadiri jajaran pejabat Pemerintah Kota, termasuk Asisten I Selly Kalahatu, Plt. Kabag Organisasi Setda Kota Ambon Arthur Solsolay, serta Kepala BPOM Ambon, Tamran.

Dalam arahannya, Wali Kota Wattimena menyatakan bahwa kompetisi ini bukan hanya soal penghargaan, melainkan komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Tujuannya bukan hanya mendapatkan penghargaan, tetapi bagaimana kita membuktikan bahwa pelayanan publik kita benar-benar berdampak bagi masyarakat,” tegas Wattimena.

Kota Ambon sendiri bukan pemain baru dalam ajang ini. Sebelumnya, Ambon pernah masuk dalam Top 45 Inovasi Pelayanan Publik nasional lewat program Ambon City of Music.

Untuk tahun ini, Pemneg Rutong membawa inovasi bertajuk SAGERU (Sagu Penggerak Ekonomi Rutong) yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi lokal berbasis pangan tradisional. Sementara Puskesmas Hutumuri menghadirkan inovasi Barcode For Katong, sebuah sistem informasi kesehatan keluarga berbasis digital yang mempermudah akses dan monitoring layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Plt. Kabag Organisasi, Arthur Solsolay, menyampaikan bahwa tahun ini KemenPAN-RB menetapkan sembilan kategori kompetisi yang cukup ketat, antara lain: Kesetaraan Gender, Swasembada Pangan, Pelayanan Kesehatan, Lapangan Kerja, Transformasi Digital, hingga Pelestarian Lingkungan.

“Dari seleksi internal, hanya dua peserta yang benar-benar siap dan memiliki inovasi kuat sesuai kategori—yakni Pemneg Rutong dan Puskesmas Hutumuri,” ujar Solsolay.

Ia juga menambahkan bahwa seluruh peserta diwajibkan mengirimkan materi berupa presentasi dan video yang memuat narasi inovasi lengkap disertai bukti pendukung yang kredibel.

Dengan persiapan yang matang dan dukungan penuh dari pemerintah kota, diharapkan kedua perwakilan Ambon ini mampu berbicara banyak di tingkat nasional dan mengharumkan nama kota di kancah pelayanan publik nasional. (**)