Pemkot Ambon & Tim Pariset TDMRC Gelar FGD Metigasi Bencana di Kota Ambon

oleh -917 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – PJ Walikota Ambon, Bodewin Wattimena menghadiri kegiatan Focus Group Discussion Upaya Metigas Bencana Tsunami Untuk Kota Ambon Yang Berkaitan Dengan Penataan Ruang yang berlangsung di Hotel The City kota Ambon, pada Rabu (27/09/2023).

Pemerintah kota Ambon bersama Tim periset dari Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh ada bersama dalam kegiatan Focus Group Discussion yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat kota Ambon agar selalu bersiapsiagaan terhadap stunami maupun bencana Alam lainnya yang dapat terjadi di daerah masing-masing.

Bodewin Wattimena dalam sambutannya mengatakan, Upaya untuk mitigasi bencana ini merupakan kegiatan yang dilakukan secara komprehensif untuk bagaimana membangun daya tahan dan kemampuan kita untuk menghadapi suatu bencana tsunami.

“Bencana merupakan hal yang selalu dan senantiasa ada dan mengancam, kita di minta untuk bisa mengidentifikasi bencana itu lalu melakukan hal-hal yang diupayakan untuk bisa memalisir ketika diperadapkan dengan bencana,” tuturnya.

Oleh karenanya, kita perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang bisa mengatasi persoalan bencana yang terjadi, dalam mengantisipasi sampai dengan penanganan itu dibutuhkan kualitas sumber daya manusia yang yang berkualitas.

“Upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dengan membentuk kelompok-kelompok siaga bencana itu juga bagian dari pada upaya mitigasi bencana yang dilakukan oleh pemerintah kota Ambon,” jelasnya.

Menurutnya, Upaya mitigasi yang dilakukan l tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, butuh pihak lain mulai dari akademisi pemerintah daerah termasuk di dalamnya media dan juga masyarakat.

Saya berharap mudah-mudahan hasil penelitian yang dibuat oleh teman-teman periset dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh yang nantinya di diskusikan, ada upaya-upaya yang dilakukan dalam rangka mitigasi bencana, walaupun Kota Ambon termasuk kota yang rawan bencana Tetapi kalau kita mampu mengidentifikasikan dengan baik lalu menyusun perencanaan dalam upaya untuk mengurangi risiko bencana.

Turut hadir dalam kegiatan iniTim periset dari Universitas Syiah Kuala Banda Aceh, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengembangan Universitas Pattimura, dan pimpinan OPD lingkup pemerintah kota Ambon. (JR)