Pameran Hasil Karya Warga Binaan Kantor Wilayah Kemenkumham Maluku, Anwar : “Raga Boleh Terkurung Namun Kreatifitas Jangan Pernah Urung”.

oleh -2133 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Ambon – Kanwil kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku menggelar pameran hasil karya warga binaan di jajaran kantor wilayah kementerian Hukum dan HAM Maluku tahun 2023, yang berlangsung di Lapas Kelas II Ambon, pada Rabu (12/07/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Maluku, Pejabat Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas Di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum Dan Ham Maluku, Kepala BNI Kantor Cabang Utama Ambon, Kepala Dinas terkait, Mitra Pembinaan Pemasyarakatan,
Kepala Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan Se-Kota Ambon. Serta tamu undangan lainnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku, M. Anwar. N, dalam sambutannya mengatakan, Bangsa Indonesia akan menyongsong Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-78 tahun ini, dan dalam semarak proklamasi tersebut Pemerintah telah meluncurkan slogan HUT RI ke-78 tahun 2023 yakni “Terus Melaju Untuk Indonesia Maju”.

Melihat tema besar HUT RI ke-78 ini, dan dilatarbelakangi pada pencapaian yang telah diraih Bangsa Indonesia yang menjadikan posisi Indonesia menguntungkan dalam melanjutkan gerak pembangunan negara. Dengan kata lain, Dirgahayu RI ke-78 pada tahun ini mengajak seluruh elemen bangsa untuk melaju bersama dan menggelorakan semangat perjuangan yang belum berakhir lewat aksi nyata yang progresif.

Selanjutnya Anwar mengatakan, Dalam semarak HUT RI yang ke-78 Kementerian Hukum dan HAM juga akan merayakan hari lahirnya yang ke 78 tahun yang kita kenal dengan Hari Dharma Karya Dika. Tema yang diangkat pada perayaan HDKD Tahun ini adalah “Kemenkumham Semakin Berkualitas Untuk Indonesia Maju”. Tema ini semakin menguatkan resolusi Kemenkumham yang digaungkan di awal tahun 2023 yakni “Wujudkan Kementerian Hukum dan HAM Semakin PASTI dan BerAKHLAK dengan Bekerja secara Cepat, Tepat, Ikhlas, dan Hasilnya Akuntabel sehingga dapat Mendukung Peningkatan Produktivitas untuk Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan. Resolusi ini harus dapat dimaknai dengan baik, yang kemudian diimplementasikan secara nyata oleh seluruh jajaran Kemenkumham termasuk jajaran pemasyarakatan.

Menurutnya, Dalam implementasinya jajaran pemasyarakatan terus bergerak maju untuk mewujudkan kinerja yang semakin berkualitas, dimulai dengan disahkannya Undang-Undang Pemasyarakatan yang baru dan ditetapkannya sejumlah target kinerja pemasyarakatan sebagai acuan membangun pemasyarakatan PASTI BerAKHLAK.

“Membangun citra Pemasyarakatan yang bukan hanya sebagai muara akhir dari suatu sistem peradilan pidana tetapi sebagai sebuah lembaga yang produktif menjadi sentra industri kreatif yang modern, profesional, dan berorientasi profit bukanlah angan-angan semata tetapi menjadi sebuah tujuan yang harus diraih,” jelasnya.

Oleh karenanya kata Anwar, berbagai kebijakan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan memanfaatkan segala Sumber Daya Manusia yang dimiliki untuk mewujudkan Lapas sebagai tempat untuk berkreasi dan menelurkan produk yang bisa dimanfaatkan masyarakat.

“Program pelatihan ketrampilan bersertifikasi bagi Warga Binaan, Implementasi Sarana Asimilasi dan Edukasi, Lapas Produktif, Pameran Produk Hasil Karya WBP, hingga Pendaftaran Perseroan Terbatas bagi Narapidana telah dilakukan oleh jajaran Pemasyarakatan,” tuturnya.

Anwar juga menekankan bahwa, paradigma pemasayarakatan telah jauh berubah tidak semata sebagai lembaga pembinaan tetapi juga sebagai pusat kreatifitas yang menghasilkan produktifitas baik bagi Warga Binaan lewat premi yang mereka peroleh dari setiap hasil karya yang terjual, bagi masyarakat bahkan kepada bangsa dan negara lewat Penerimaan Negara Bukan Pajak yang semakin meningkat tiap tahunnya.

Untuk itu, Kegiatan Pameran Hasil karya Warga Binaan yang hari ini kami laksanakan merupakan hasil dari program pembinaan yang dimplementasikan lewat tangan-tangan terampil Warga Binaan kita.

Tentu hal ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang ada,” ungkapnya.

Maka pada kesempatan ini atas nama Kementerian Hukum dan HAM, kami menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah lewat dinas lembaga terkait dan seluruh pihak yang telah membantu program pembinaan warga pemasyarakatan termasuk pelaksanaan kegiatan pameran saat ini.

Kepada seluruh Warga Binaan Pemasyarakatan, kami pesankan untuk tidak cepat berpuas diri, teruslah belajar dan berkreasi. “Raga boleh terkurung namun kreatifitas Jangan pernah urung”.

Dilanjutkan dengan pemberian penghargaan kepada mitra kantor wilayah kementerian Hukum dan HAM Provinsi Maluku, masing-masing kepada, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Ambon, Kepala Dinas Pendustrian Perdagangan dan Ketenagakerjaan Maluku Tenggara, Kepala Balai Latihan Kerja Kota Ambon, Kepala Sanggar Kegiatan Belajar Kota Ambon, Ketua Yayasan Indonesia Bangkit dan Bersinar, Ketua Yayasan Milisty Perjanjian Yang Baru, Pimpinan BNI Cabang Utama Ambon.

Meninjau stand pemeran yang menampilkan hasil karya warga binaan di jajaran kantor wilayah kementerian Hukum dan HAM Maluku. (JR)