OJK Maluku Dorong Literasi Keuangan Sejak Dini, Novian Suhardi: Kunci Generasi Cerdas Finansial

oleh -558 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Ambon – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Maluku terus memperkuat literasi keuangan di kalangan pelajar dengan menggelar kegiatan Konsinyering Penyusunan dan Penyelarasan Modul Ajar Literasi Keuangan untuk mata pelajaran IPS tingkat SMP/MTs di Kota Ambon tahun 2026.

Langkah ini dinilai penting untuk membentuk generasi muda yang cerdas, bijak, dan mampu mengambil keputusan keuangan secara tepat di masa depan.

Novian Suhardi, selaku Kabag pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Perlindungan Konsumen dan Manejemen Strategis OJK Provinsi Maluku , menegaskan bahwa edukasi keuangan tidak bisa ditunda dan harus dimulai sejak dini agar generasi muda memiliki fondasi yang kuat dalam mengelola keuangan.

“Pendidikan keuangan sejak dini sangat penting untuk membentuk generasi yang cerdas, bijak, dan mampu mengambil keputusan finansial dengan tepat di masa depan,” ujar Novian.

Melalui kegiatan ini, OJK bersama para pemangku kepentingan di sektor pendidikan berupaya menyelaraskan materi literasi keuangan agar lebih aplikatif dan mudah dipahami oleh pelajar. Materi yang disusun mencakup pengenalan pengelolaan keuangan, pentingnya menabung, serta pemahaman terhadap layanan keuangan yang aman dan resmi.

Novian menambahkan, sinergi antara dunia pendidikan dan sektor jasa keuangan menjadi kunci dalam memperluas jangkauan literasi keuangan di masyarakat.

“Dengan sinergi ini, kami berharap para pelajar tidak hanya memahami konsep keuangan, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

OJK Maluku juga menilai penguatan literasi keuangan di sekolah akan memberikan dampak jangka panjang terhadap stabilitas ekonomi, khususnya dalam menciptakan masyarakat yang lebih sadar dan terlindungi dalam menggunakan layanan keuangan.

Ke depan, program edukasi ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan ekonomi serta memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan secara sehat dan bertanggung jawab.

(**)