Kantor Kehutanan SBB Gelar Penanaman Pohon untuk Peringati Hari Menanam Pohon Indonesia

oleh -2023 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Pelaksanaan kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan oleh Kantor Kehutanan Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) dalam rangka memperingati Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN) tahun 2024. Acara ini berlangsung di Desa Lumoli, Kecamatan Seram Barat, pada Rabu, 11 Desember 2024, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian lingkungan.

Kepala Kehutanan Kabupaten Seram Bagian Barat, Jusakh B.Sahumena dalam sambutan mengatakan, Hari Menanam Pohon Indonesia mengajak kita semua untuk lebih peduli terhadap lingkungan, sebab dengan menanam pohon, kita telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.

“Hari ini bukan hanya sekadar kegiatan menanam pohon, tetapi juga merupakan simbol dari kepedulian terhadap lingkungan, Harapan untuk masa depan, Kesatuan dalam aksi, dan merupakan warisan bagi generasi mendatang”, Jelas Sahumena.

Menurutnya, Pohon memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan bumi. Beberapa manfaat menanam pohon antara lain, Pohon membantu mengurangi efek rumah kaca dan perubahan iklim, Pohon menghasilkan oksigen yang kita butuhkan untuk bernapas, Akar pohon membantu menahan tanah sehingga mencegah terjadinya erosi, Pohon di hutan berfungsi sebagai penahan air hujan dan mencegah banjir, Pohon di hutan menyediakan tempat tinggal bagi berbagai jenis satwa, dan Pohon membantu membersihkan udara dari polutan.

Sahumena juga menegaskan, Meskipun menanam pohon memiliki banyak manfaat, namun upaya reboisasi dan penghijauan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan.

“Tantangan utama yang sering dihadapi antara lain, Luas lahan kritis. Iklim Tropis, Keterbatasan Sumber daya, Kurangnya Kesadaran Masyarakat, Hama dan Penyakit dan Perubahan Iklim”, Tuturnya

Untuk mengatasi tantangan tersebut kata Sahumena, diperlukan upaya yang komprehensif dan berkelanjutan, antara lain, Peningkatan kesadaran masyarakat, Pengembangan teknologi, Kerjasama lintas sektor, Pemantauan dan evaluasi, Pilihan jenis pohon yang tepat.

Diakhir sambutannya Sahumena berpesan, bahwa menanam pohon adalah upaya yang sangat penting untuk menjaga kelestarian lingkungan. Namun, upaya ini tidak mudah dan memerlukan dukungan dari berbagai pihak. Dengan mengatasi tantangan- tantangan yang ada, kita dapat mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan lestari.

“Saya mengajak kita semua untuk menjadikan hutan sebagai sumber kekuatan pangan lokal dan sumber ekonomi keluarga menuju indonesia emas dan hutan lestari” Pintanya.

“Ayo, kita tanam pohon dan wujudkan Indonesia yang lebih hijau,  “Satu pohon, satu harapan. Mari tanamkan benih kebaikan untuk generasi mendatang.”

Sebagai catatan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kabupaten Seram Bagian Barat telah termasuk dalam penilaian KPH efektif oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bersama dengan KPH Kota Ambon di Provinsi Maluku. Hal ini menunjukkan komitmen daerah dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Acara ini tidak hanya melibatkan pejabat pemerintahan, tetapi juga tokoh masyarakat, Babinsa, dan Kelompok Perhutanan Sosial (KTH), Pj Kepala Desa Lumoli, hal ini mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam upaya pelestarian lingkungan. (JR)