Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham RI Gelar Layanan Paten Terpadu Untuk Mendorong & Permudah Inventor

oleh -2045 Dilihat

MasarikuOnline.Com, Ambon – Tingkatkan pemahaman dan kemudahan dalam proses paten, serta mendorong inovasi, Kanwil Kemenkumham Maluku menggelar Layanan Paten Terpadu “Patent One Stop Service” yang dihadiri oleh para inventor, perguruan tinggi, lembaga litbang, dan pelaku usaha di Aula lt.4 Kantor Wilayah, pada Senin (04/03/2024).

Kakanwil Kemenkumham Maluku Hendro Tri Prasetyo dalam sambutannya mengatakan bahwa pelaksanaan kegiatan ini didasarkan pada masih rendahnya tingkat pemahaman masyarakat terkait paten. Hal ini ditunjukkan dengan masih banyaknya permohonan paten yang ditolak karena kekurangan dalam penulisan spesifikasi paten.

“Layanan Paten Terpadu ini diharapkan dapat membantu para inventor di Maluku dalam memahami dan menyelesaikan proses paten dengan lebih mudah,” ujar Hendro Tri Prasetyo.

TIdak hanya itu, Hendro juga menjabarkan bahwa dari data, Maluku merupakan salah-satu Provinsi yang antusiasme masyarakatnya masih rendah dalam mendaftarkan paten.

“Dalam kurun waktu 3 tahun terakhir, jumlah permohonan paten di Maluku masih sangat rendah. Pada tahun 2021, hanya ada 6 permohonan paten sederhana, sedangkan paten biasa nihil. Tahun 2022, meningkat sedikit, sebanyak 3 paten biasa dan 21 permohonan paten sederhana. dan di tahun 2023, ada 2 paten biasa dan 17 paten sederhana,” ungkapnya.

Kakanwil berharap dari pelaksanaan Layanan Paten Terpadu ini  dapat meningkatkan jumlah dan kualitas permohonan paten di Maluku. Menurutnya layanan ini merupakan wujud komitmen Kemenkumham dalam mendukung kemajuan daerah dan bangsa.

Mengupas tuntas terkait permasalahan ini, Kanwil Kemenkumham Maluku kemudian menghadirkan narasumber Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM Ernie Nurheyanti Toelle, Kepala Seksi Administrasi Permohonan Paten Sonya Pau Adu, Pemeriksa Paten Utama Aribudhi Suyono, Analis Hukum Muda Andi Kurniawan, dan Analis Kebijakan Muda Syahroni.

Untuk diketahui, dalam kegiatan ini juga dilakukan penyerahan Sertifikat Paten dari Kakanwil Kemenkumham Maluku kepada Invetor (Politeknik Perikanan Negeri Tual.

Sementara itu Kadiv Kadiv Pelayanan Hukum dan HAM, Kanwil Kemenkumham Maluku, Ernie Nurheyanti Toelle, saat di wawancarai media ini menjelaskan, ini kegiatan Kemenkumham RI yang dilakukan di Kanwil Kemenkumham Maluku, Oleh karenanya kami mengapresiasi teman-teman dari Kemenkumham RI.

Menurutnya, untuk perkembangan paten yang ada di provinsi Maluku sangat miris, pada tahun-tahun sebelumnya naik, belakangan ini turun lagi.

Ia beralasan bahwa, di provinsi Maluku ada terdapat 19 Universitas itu berarti banyak paten yang sudah harus di keluarkan, ini mungkin belum ada pemahaman terkait paten ini.

Ernie Nurheyanti Toelle  menambahkan, kemajuan teknologi Indonesia bertitik tumpah pada riset dan penelitian dari pada Akademisi serta para peneliti.

“Kami mengajak akademisi dan para peneliti untuk jadikan kantor kanwil Kemenkumham Maluku sebagai rumah kedua setelah institusi mereka, dalam rangka perlindungan paten yang ada di provinsi Maluku,” Ungkapnya.

Semoga lewat kegiatan yang di hadiri keterwakilan dari perguruan tinggi yang ada di provinsi Maluku serta badan Litbang, kami berharap di tahun 2024 ini peningkatan paten di provinsi Maluku akan menjadi naik. ( JR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.