10 Petugas Kesehatan Bursel Positif Covid-19

oleh -2570 Dilihat

Bursel, MSK. Com. Covid-19 yang sangat meresahkan seluruh Dunia,  seperti yang terjadi di Kabupaten Buru Selatan (Bursel),Provinsi Maluku, Kamis (03/12/2020).

10 petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Buru Selatan yang telah terindikasi Covid-19, beberapa program dari Balai Penyuluh Kesehatan Lingkungan (BPKL) Ambon datang ke Bursel untuk mengadakan Uji Sweb, dan selama ini pula Kabupaten yang di juluki Lolik Lalen Fedak Fena dinyayakan oleh Pemda Bursel sebagai Zona Hijau namun ada juga yang terindikasi Covid-19.

Demikian yang dikatakan oleh Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Buru Selatan (Bursel) Drs. Ibrahim Banda kepada sejumlah Wartawan diruang Kantor Bupati menjelaskan bahwa kedatangan BPKL  Ambon untuk melakukan Uji Sweb.

“Kedatangan BPKL Ambon untuk melakukan kegiatan Uji Sweb, khususnya terhadap tenaga kesehatan dan keluarga,”Pungkas Ibrahim.

“Saya sangat yakin bahwa bawahan saya yang selama ini yang melayani masyarakat, tiba-tiba ujinya itu laksankan di Kantor Dinas Kesehatan dan Puskesmas dan  hasilnya telah dibawah ke Kota Ambon,Tutur Ibrahim.

Pada tanggal 24 sampai dengan 26 akan dilaksanakan hasil sweb terhadap tenaga kesehatan.

“Lanjut Ibrahim, pada tanggal 24 sampai dengan tanggal 26, akan diadakan hasil sweb terhadap tenaga kesehatan dan keluarganya di tiga tempat,”Ungkap Ibrahim.

“Ibrahim menambahkan bahwa,  hasil sweb yang akan diadakan pada tiga tempat yaitu, Puskesmas Namrole, Puskesmas Oki Baru dan setelah itu hasilnya akan dibawakan ke Ambon,”Terang Ibrahim.

Hasil yang dihimpun oleh media ini, hasil pemeriksaan uji sweb itu berjumlah 52 orang, ternyata 10 orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Dari 9 orang yang positif Covid-19 itu semuanya petugas, ditambah satu orang dari suami petugas kesehatan, jadi terpaparnya Covid-19 itu terindikasi dari Dua Petugas yang mengikuti kegiatan di Ambon,”Ucap Ibrahim.

Dari keterangan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Drs. Ibrahim Banda bahwa, sekembalinya Dua Petugas yang mengikuti kegiatan tersebut dan menyampaikan tugas dan program kepada petugas Kesehatan dan disitulah yang menyebabkan 7 orang tenaga kesehatan, dan ditambah satu orang dari salah satu suami tenaga kesehatan.

“Dengan demikian, dari 9 orang Tenaga Kesehatan yang telah terpapar Covid-19 dan 1 orang suami dari petugas kesehatan. Maka kami telah menghentikan 8 orang Tenaga Kesehatan untuk diisolasi di RSUD Namrole, sedangkan 2 orang lainnya dilakukan isolasi mandiri di rumahnya sendiri,”Papar Ibrahim. (KD)