Wakil Bubati Bursel Hadiri Musyawarah MPPD Ke-26

oleh -1888 Dilihat

Namrole, Masarikuonline.Com – Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) Gerson Eliaser Selsily menghadiri pelaksanaan Musyawarah Pimpinan Paripurna Daerah (MPPD) ke-26 se-Kabupaten Bursel. Pelaksanaan kegiatan ini berlangsung di Gedung Gereja Imanuel Desa Waeturen, Kecamatan Leksula, Minggu (20/3 2022).

Musyawarah MPPD berlangsung selama kurun waktu 2 hari dengan jumlah peserta sebanyak 150 orang, dan dihadiri Wakil Bupati Bursel, anggota DPRD Provinsi Maluku dan Kabupaten, pimpinan Organisasi perangkat Daerah (OPD), TNI/ Polri, Camat, Para Kades, Ketua TP PKK Bursel, Ketua Klasis GPM setempat bersama anggota para majelis gereja, petinggi dari pengurus besar Angkatan Muda Gereja Protestan Maluku (AMGPM), Tokoh Agama, tokoh Adat dan Tokoh Masyarakat maupun delegasi dari 8 Cabang dan 9 Ranting MPPD se –Kabupaten Bursel.

Bupati Bursel dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Gerson Selsily menyatakan, melalui momentum MPPD, pihaknya berharap AMGPM terus berbenahi dalam hal menjaga dan memelihara hubungan “Wali Dawen” sebagai wujud hubungan persaudaraan yang berbasis kearifan lokal.

Untuk itu, lajut Selsily, dengan kegiatan musyawarah MPPD Pemda Bursel menyambut baik sekaligus mengapresiasi pihak panitia dan segenap warga jemaat atas kerja keras dan dilandasi dengan iman dan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sumber segala berkat, sehingga dapat terlaksana kegiatan ini.

Mengakhiri kegiatan ini Selsily mengatakan, dunia saat ini sedang diperhadapkan adanya derasnya arus globalisasi, informasi, ekonomi dan teknologi tentunya membawa adanya dampak positif maupun dampak negatif terhadap kehidupan masyarakat. Dan kondisi ini, tentunya akan membawa perubahan- perubahan kehdupan berbangsa dan bernegara.

Pada sisi yang lain, arus globalisasi tersebut, juga diperhadapkan dengan Covid- 19 yang melanda dunia ini, tentunya hal ini sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat. Sebagai contoh mempengaruhi sektor ekonomi, Ilmu pengatahuan teknologi, Kesehatan Pendidikan, Sosial, politik dan budaya, hal ini cukup mengganggu kehidupan masyarakat dan Pemda setempat saat ini.
.
Sementara itu, Pendeta Alberto Manuata dalam khotbahnya menyatakan kita semua harus bersyukur karena tetap dikasihi dan dipelihara Tuhan dalam kesulitan dunia ini.

“Kita percaya bahwa Allah menempatkan kita di dunia dalam rencana dan kehendak bebas-Nya, agar kita dapat mengusahakan kesejahteraan bersama di tengah dunia ini. Untuk itu, kita diajak terus mendekatkan diri kepada Tuhan dan terus menyerukan namaNya dalam kemelut yang menimpa dunia, Kita terus berseru dengan penuh penyerahan diri kepada Tuhan sembari belajar untuk taat sebagai murid Tuhan dan meminta hikmat dari Nya, sebab Tuhan adalah sumber hikmat, agar MPPD Ke 26 ini dapat kami kelola sebagai sarana bagi angkatan mudah GPM, guna berani diri memperkuat krakter melayani dan menjawab panggilan pelayanan dengan tetap bergantung penuh pada Tuhan. Mengakhiri sambutan ini Lanjut Pendeta Manuata, terimalah jaminan janji penyerahan Tuhan yakni, Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus dalam persekutuan dengan roh kudus menjadikan kita menjadi hamba kepada Allah, demi kesejahteraan bersama ditengah dunia sekarang dan samai selama- lamanya,”.ujarnya. (AK)