SMS-GES Unggul di Sesi Pertama Debat Publik.

oleh -2613 Dilihat

Namrole,MskOnline.Com. Debat perdana Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Buru Selatan (Bursel) yang akan digelar di Gedung Serba Guna Namrole, Ibu Kota Buru Selatan pada selasa malam pada pukul 19:00 Wit, Selasa (24/11/2020).

Debat Terbuka Bupati dan Wakil Bupati yang akan dipandu oleh moderator cantik Afifah Medicahya Putri (Afifah) dan diikuti oleh 5 Finalis, Debat yang akan berlangsung selama lima sesi untuk mendalami Visi dan Misi dari masing-masing pasangan calon.

Berawal dengan sesi pertanyaan yang disampaikan oleh moderator kepada masing-masing paslon, yang mana telah disiapkan oleh para tim panelis yang telah ditunjuk langsung oleh Kpu Buru selatan dan akan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antar masing-masing Paslon tersebut.

Setelah diberikan kesempatan, Paslon nomor urut 01 Ajaib/Anak Kampung memberikan pertanyaan kepada Paslon 03 Sms-Ges tentang Gender, dengan lantangnya Sms-Ges menjawab dengan detail dan lugas.

Setelah memjawab pertanyaan dari paslon Nomor Urut 01 Ajaib/Anak Kampung, Sms-Ges balik memberikan pertanyaan kepada Paslon Nomot Urut 01, Drs. H. Hadji Ali dan Ir. Zainudin, MM atau dikenal dengan jargon (Ajaib/Anak soal Kai-Wait.

Setelah menerima pertanyaan dari Paslon dengan Nomor Urut 03 Sms-Ges, Wakil Bupati dari Paslon 01 Ajaib/Anak Kampung menjawab, Arti dari Kai-Wait adalah Kita semua saudara, namun jawaban yang dijelaskan oleh Wakil Bupati dari paslon 01 melenceng dari arti Kai-Wait yang sebenarnya.

Pada sesi terakhir, Pasangan Calon (Paslon) dengan Nomor urut 03 Hj. Safitri Malik Soulissa,S.ip (Sms) menjelaskan bahwa.

“Pertarungan ini jangan lagi ada saling menghujat, tetapi marilah kita satukan presepsi sebagai orang Kai-Wait di negeri Lolik Lalen Fedak Fena,”Ungkap Sms.

“Lanjut Sms, Yang mencintai tatanan kehidupan dan adat istiadat yang selama ini sudah diwariskan oleh para leluhur terdahulu,”Pungkasnya.

Akibat penjelasan yang dikatakan oleh Calon wakil Bupati (Wakabup) dari paslon 01 Ir. Zainudin Booy, MM (ZB) soal Kai-Wait, mendapatkan protes dari beberapa adat di Buru selatan.

Para Tokoh Adat Buru Selatan meminta kepada wakil Bupati dari paslon 01 Ajaib/Anak Kampung untuk meminta maaf secara langsung, kepada masyarakat adat yang ada di buru selatan. (KD)