Sangkala Terima Aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Malteng

oleh -2753 Dilihat
Sangkala Terima Aspirasi Anggota DPRD Kabupaten Malteng

MASARIKU.COM, Beberapa Anggota DPRD Kabupaten Maluku Tengah menyuarakan aspirasi ke DPRD Provinsi Maluku. Tujuannya adalah agar lembaga DPRD Provinsi dapat memperjuangkan ke Pemeintah Daerah bantuan alat-alat tanggap darurat bencana mengingat daerah Kabupaten Maluku Tengah terletak di cincin api yang merupakan daerah rawan bencana.

Kedatangan Para Anggota DPRD Maluku Tengah diterima oleh Wakil Ketua III DPRD Maluku Abdullah Azis Sangkala, S.Hut di ruang rapat Kantor DPRD Maluku di Karang Panjang Kota Ambon. Rabu, 21/4/2021.

Hal ini disuarakan oleh Anggota Komisi I DPRD Maluku Tengah Arman Maulo bersama rekan-rekan Komsi lainnya dihadapan Wakil Ketua III DPRD Maluku Asis Sangkala dan Staf Badan Penanggulangan Bencana Provinsi Maluku.

Menurut Maulo, ada banyak persoalan yang ditemui dari masyarakat korban bencana di desa liang maupun daerah lain di Kabupaten Maluku Tengah. Masalah yang ditemui adalah masalah nomor rekening bank yang ditunjukkan bagi penerima bantuan, ada bank bayar yang ditunjuk jauh dari tempat tinggal korban bencana. “Masalah rentang kendali, ada korban bencana yang tinggal di pulau Haruku ataupun saparua harus ke Ambon untuk mencairkan dana bencananya,”ungkapnya.

Selain itu pula, ada kedapatan pihak ketiga yang mengambil untung dari bantuan bagi korban bencana gempa di Maluku Tengah seperti di Desa Liang, Saparua dan Haruku.

Ada kekurangan-kekurangan kami di Kabupaten Maluku Tengah usulan dari BPBD Kabupeten Maluku Tengah adalah ada gardu-gardu, alat tanggap darurat bencana yang perlu dibangun. contoh di daerah liang disitu harus gardu ada fasilitas-fasilitas tanggap bencana sehingga ada bencana bisa segera dapat mendeteksi atau bisa tanggap bencana sesegera mungkin, yang berikut soal klasifikasi rumah-rusak ringan, rumah sedang dan rumah rusak berat. bantuan uang bagi korban bencana ini kami nilai belum mencukupi bila dibanding dengan harga bahan bangunan yang semakin tinggi.

Kemudian, Dana Alokasi Khusus kami di Kabupaten Maluku Tengah sangatlah kecil di tahun 2020 sudah termasuk dana perimbangan turun, nah dengan dan sekecil ini, maka menjadi tidak maksimal untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah .

Oleh karena itu, kami di Kabupaten Maluku Tengah diperjuangkan dari DAU untuk dapat disuarakan ke Pemerintah Daerah Provinsi Maluku. (RS)