Sampono Minta Rakyat Maluku Jaga Kekayaan Laut Sehingga Bisa Daya Tarik Wisata

oleh -2235 Dilihat
Sampono Minta Rakyat Maluku Jaga Kekayaan Laut Sehingga Bisa Daya Tarik Wisata

Ambon, MSK. Com. Wakil Ketua DPD RI Letjen TNI Nono Sampono hadir sebagai pembicara dalam focus discusion grup yang digagas oleh Dinas Pariwisata Provinsi Maluku.

Hadir dalam focus discusion group yakni para raja di Kota Ambon dan Maluku Tengah  Sekda Maluku Kasrul Selang dan para undangan lain.

Kegiatan yang berlangsung Jumat 4/12/2020 di Aula Dinas Pariwisata Provinsi Maluku tersebut mengusung tema “Pengembangan dan pengelolaan Pariwisata Bahari yang Berintegrasi dan di Pelabuhan  berwawasan lingkungan di Provinsi Maluku”.

Dalam kesempatan tersebut dirinya mengakui telah berkoordinasi dengan Gubernur Maluku, Kepala Dinas Pariwisata dan para Pemangku kepentingan di Maluku untuk  bagaimana mengelola pariwisata yang menjadi andalan potensi ekonomi kita, walaupun disadari dalam masa pandemi covid 19, kita tidak bisa duduk berpangku tangan dan merenung nasib.

“kita harus tetap bekerja dan orang mau datang ke tempat kita si pengunjung dan mau tertarik dan mau tertarik dengan potensi pariwisata kita,”katanya disela-sela diskusi.

Dirinya juga memberikan masukan dengan budaya dan potensi alam yang luar biasa bisa memberikan dampak ekonomi luar biasa.

Ia mengakui saat berbincang-bincang dengan Gubernur Maluku terkait potensi sumber daya alam pariwisata bahari yang Luar biasa. hasilnya Gubernur segera mengambil langkah dengan menyurati ke DPD RI agar supaya semua program dibantu dan di dukung.

Sampono juga mengakui sebagai salah dari pimpinan di DPD RI yang merupakan Putra Daerah Maluku sangat mendukung potensi Pariwisata Bahari di Maluku yang merupakan potensi  sumberdaya alam terbesar di kawasan Indonesia timur.

“Kita tidak boleh bersandar pada sumberdaya alam karena suatu saat akan habis, untuk Blok Masela potensi sumberdaya alam diperhatikan 70 Tahun akan habis, juga tambang dan yang lain,”pungkasnya.

Pola pengembangan Pariwisata di Maluku yang ada di pulau Banda kabupaten Maluku Tengah, Aru, Tanimbar, Tual, seram dan pulau lease harus dikembangkan dan dijaga kelestariannya,”kata sampono.

Sampono juga mengajak semua pihak untuk tidak membuang sampah ke laut agar tidak terjadi pencemaran lingkungan sekitar pantai supaya sumber daya biota laut tetap terjaga. (RS)