Pemkab Flores Timur Tidak Akui Pemangkuan Anggaran Bagi 819 Eks Teko,Palu DPRD Terus Digerogoti

oleh -274 Dilihat

MasarikuOnline. Com, Flores timur – Lembaga DPRD Kabupaten Flores Timur lagi-lagi harus berhadapan dengan gerogotan atau penganuliran palu keputusan yang telah terketuk pimpinan sidang di persidangan DPRD, oleh Pemerintah Kabupaten Flores Timur.

Sebagaimana yang tersaksikan dalam lanjutan persidangan pembahasan Perda APBD Perubahan Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2023,Selasa 22 Agustus 2023, warga Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Flores Timur dikejutkan dengan ketegasan sikap Pemerintah sebagaimana yang disampaikan Ketua TAPD Kabupaten Flores Timur, Drs.Petrus Pedo Maran,M.Si pasca formalitas persidangan itu dibuka Ketua DPRD (pimpinan sidang ),Robertus Rebon Kreta.

Sekertaris Daerah (sekda) Flores Timur tersebut langsung menyasarkan ketegasan sikap Pemkab Flores Timur seputar rasionalisasi anggaran Perjalanan Dinas yang telah dilalukan Gabungan Komisi terhadap 10 OPD di Rapat Gabungan Komisi sehari sebelumnya,Senin,21 Agustus 2023.

Walau terlewatkan,namun bagi Pemkab Flores Timur,penerapan 20 persen maupun metode lainnya dalam formula rasionalisasi Belanja Perjalanan Dinas.harus berlaku juga di Sekertariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah .

“Rasionalisasi per OPD dengan spesifikasi lebih banyak pada Perjalanan Dinas dengan metode 20 persen atau metode rasionalisasi lainnya per OPD tadi malam,maka saya meminta untuk ada sebuah keputusan juga terhadap pemberlakuan 20 persen rasionalisasi terhadap anggaran di DPRD khususnya perjalanan dinas.Karena kemarin terlewatkan setelah Setwan.Itu catatan pertama,Pimpinan.”pinta Petrus Pedo Maran.

Ketegasan sikap “berada di luar keputusan” terkait pengalokasian anggaran bagi 819 eks Tenaga Kontrak,pun kembali dilantangkannya dengan tegas !

“Kemarin sikap pemerintah soal Teko itu : berada di luar keputusan ! Maka,seluruh rasionalisasi anggaran sebagai bentuk untuk mendistribusikan anggaran pada Teko itu, tidak bisa kita lakukan lagi ! tandasnya.

Walau langsung dibanjiri dengan sengatan vokalis-vokalis DPRD yang tersontak kaget,lanjutan sidang pembahasan yang telah terjadwalkan bagi OPD-OPD selanjutnya, di Selasa 22 Agustus 2023 itu,berakhir hening alias tidak terjadi !

Palu skorsing yang diketuk Robert Kreta untuk mendamaikan situasi tegang yang tak terbayangkan mereka itu,berganti sepih tanpa barisan TAPD dan OPD hingga pukul 19.30 wita.(Eman Niron).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.